Minggu, 22 Oktober 2017 09:41 WIB

Putar Film G30S/PKI, Panglima TNI Cuma Ingin Tragedi 65 Tak Terulang Lagi

Oleh : Ali Priyambodo | Selasa, 19 September 2017



Sebarr.com - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo memiliki alasan penting mengapa dirinya memerintahkan jajarannya untuk menggelar acara nonton bareng film G30S/PKI.

Dengan menonton kembali film tragedi 1965 yang mengakibatkan 7 jenderal TNI terbunuh secara tragis dan dibuang di lubang buaya tersebut, dia berharap sejarah kelam semacam itu tidak akan kembali terjadi di Indonesia.

"Bangsa ini harus tetap bersatu, membangun dengan tidak melupakan sejarah. Karena sejarah cenderung berulang, saya ulangi, sejarah cenderung berulang, PKI Madiun, peristiwa 65, dan sebagainya. Jadi jangan sampai itu terulang," ucap Gatot usai berziarah di makam mantan Presiden Soeharto, Karanganyar, Selasa (19/9/2017).

Dia menegaskan kegiatan itu bukan bertujuan untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu. Namun untuk memahamkan generasi muda tentang bahaya PKI dan ideologi komunisnya.

"Tujuannya bukan untuk mendiskreditkan, tapi peristiwa tersebut agar diketahui generasi muda, agar kita tidak terprovokasi lagi, terpecah-pecah lagi. Kalau kita tidak ingatkan, dalam kondisi seperti ini, orang tidak tahu bahwa ada gerakan-gerakan yang mengadu domba," katanya.

Pemutaran film tersebut saat ini menimbulkan pro dan kontra. Namun Gatot mengaku tidak mempermasalahkannya.

"Yang lain bicara negatif, biar saja lah, tapi tujuan saya agar semua generasi mengetahui bahwa kita pernah punya sejarah yang kelam, dan jangan sejarah (kelam) itu berulang," ujar Gatot. 


#Panglima TNI Gatot Nurmantyo ##filmG30s/PKI

Komentar