Senin, 11 Desember 2017 23:54 WIB

Khofifah VS Gus Ipul, Siapa Menang? Ini Faktor Penentunya

Oleh : Adit Fahlevi | Kamis, 12 Oktober 2017



Sebarr.com, Surabaya - Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Hari Fitrianto mengatakan, komposisi calon wakil gubernur (cawagub) menjadi penentu pertarungan antara Gus ipul dengan Khofifah.

"Komposisi wakil memang agak rumit. Karena kedua cagub ini bukan pemegang KTA (kartu tanda anggota) masing-masing partai. Untuk Khofifah, misalnya harus ada koalisi partai. Tentunya mereka menawarkan wakil dan targetnya adalah kader," kata Hari Fitrianto yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair Surabaya, Kamis (12/10/2017).

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kini telah mengantongi rekom sebagai cagub dari PKB.

Sementara Khofifah mendapatkan rekom dari Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem.

Kendati demikian, belum ada keputusan siapa calon wagub yang bakal mendampingi Khofifah atau Gus Ipul.

"Sejumlah rekom yang diterima tidak menyebutkan wakilnya. Tentunya ini sangat sulit dan memerlukan banyak pertimbangan," ujar Hari.

Selain pertimbangan koalisi politik, pertimbangan menentukan wakil juga diperlukan analisa politik aliran. Menurut Hari, kedua calon yang muncul memilki aliran yang sama yakni dari kalangan NU atau warga Nahdliyin. Gus Ipul adalah Ketua PBNU sedangkan Khofifah adalah Ketua PP Muslimat NU.

"Kalau boleh dibilang warna, mereka berasal dari kalangan hijau atau agamis. Nah, sampai saat ini belum ada kalangan merah atau nasionalis yang muncul," jelasnya.

Tentunya, kedua tokoh ini akan memilih wakil dari kalangan nasionalis.

Kalangan nasionalis ini, memiliki potensi yang kuat untuk menang di mataraman, wilayah yang dipresidki memiliki basis pemilih kuat.

Gus Ipul dan Khofifah sendiri diperkirakan kuat di basis wilayan Tapal Kuda dan Madura.

"Jika dilihat porsi suara nasionalis sangat besar sekitar 50 persen. Saya pikir para calon akan mengambil posisi hijau-merah. Jika ada komposisi hijau-hijau maka komposisi hijau-merah yang akan menang di Pilgub Jatim," tutup dia. (adf/okz)


#Pilgub Jabar 2018

Komentar