Selasa, 12 Desember 2017 00:06 WIB

Penata Rambut Digugat, Gara-Gara Seks dengan Kondom Robek dan Tularkan HIV

Oleh : Ali Priyambodo | Kamis, 12 Oktober 2017


Foto: Ilustrasi (titiknol)

Sebarr.com, Brighton, Inggris - Seorang penata rambut dituduh sengaja menularkan virus HIV kepada sejumlah teman kencannya.

Pengadilan di Inggris menyatakan Darryll Rowe, yang berusia 26 tahun, menularkan kepada salah satu pasangannya sambil berkata "kamu kena".

Namun demikian, Rowe menyangkal telah menularkan virus itu kepada empat orang pria dari kota Brighton. Dia juga membantah tuduhan berupaya menularkannya kepada enam orang lainnya.

Pengadilan di Lewes, Inggris, menyatakan dia membombardir korban keduanya dengan pesan-pesan SMS dan panggilan telepon, setelah pasangan tersebut melakukan hubungan seks.

Dalam sebuah percakapan di telepon, para juri dalam sidang menyatakan bahwa Rowe mengatakan, "Saya merobek kondomnya. Kamu kena."

Teman prianya mengatakan di pengadilan bahwa dirinya dan terdakwa saling bertukar foto melalui aplikasi kencan Grindr sebelum kemudian sepakat untuk bertemu.

Dalam pesan-pesan SMS, penggugat mengatakan, Rowe mengutarakan kepadanya bahwa dia ingin berhubungan seks tanpa kondom.

Panik, khawatir

Ketika pasangan itu bertemu, dia mengatakan, terdakwa mencoba untuk melakukan hubungan seks tanpa kondom, namun teman kencannya menolak dan bersikeras untuk mengenakan pengaman.

Menghadapi penggugat, Jaksa Caroline Carberry menyatakan, "Anda mengatakan kepada polisi bahwa dia berkata, 'Ayolah, ayo, saya baik-baik saja, kamu tahu kamu menginginkannya'."

Dia mengatakan bahwa hal itu memang benar, dan dia menganggap Rowe "bersih, dan tidak memiliki penyakit".

Setelah pertemuan tersebut, pengadilan menyatakan, terdakwa mulai mengirim pesan-pesan SMS agresif kepada pria lainnya, yang memblokirnya di beberapa media sosial.

Rowe mulai meneleponnya berulang kali, kata para juri, dan saat panggilan tersebut dijawab, dia mengatakan telah merobek kondomnya.

Ketika memberikan bukti di persidangan, teman prianya mengatakan, "Itu adalah hal yang sangat gila untuk diceritakan kepada seseorang dan kemudian saya pun menjadi khawatir, jadi saya ingin mendengar apa yang dia katakan, hanya itu.

"Saya hanya merasa panik. Khawatir," tambahnya.

Bersikukuh sudah tes HIV

Teman kencannya menggambarkan, nada suara Rowe seperti "tertawa" sepanjang percakapan telepon berlangsung.

Lalu pria tersebut dinyatakan positif HIV beberapa bulan kemudian.

Sementara pria ketiga mengatakan kepada juri bahwa Rowe "bersikukuh sudah menjalani tes HIV".

Dia mengatakan setuju untuk melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan terdakwa karena dia "telah memeriksakan diri, dia bersih dan dia percaya akan hal itu".

Rowe tinggal dan bekerja di kota Brighton saat dituduh menularkan virus kepada pasangan pertamanya.

Dia dituduh mencoba menularkannya lagi kepada dua pria yang tinggal di bagian timur laut Inggris saat dia diselidiki oleh Polisi Sussex.

Pengadilan sebelumnya menyatakan Rowe, yang berasal dari Edinburgh, didiagnosis menderita HIV pada bulan April 2015.

Sidang masih akan terus berlanjut. demikian BBC



Komentar