Rabu, 22 November 2017 23:15 WIB

Terjebak Macet: Jokowi Jalan Kaki, Anies Salahkan Traffic di Puncak

Oleh : Oddy Karamoy | Minggu, 22 Oktober 2017


Terjebak Macet Presiden Jokowi Jalan kaki sejauh 3 KM untuk menghadiri HUT TNI ke 72

Sebarr.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan keterlambatannya menghadiri acara pelantikan kepengurusan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) di Kebun Raya Bogor, Sabtu (21/10/2017) akibat macet di puncak.

Anies dijadwalkan tiba di acara tersebut jam 10.00 WIB, setelah mengikuti acara PNS Pemprov DKI Jakarta di area perkebunan teh Gunung Mas, Puncak, Bogor. Namun, Anies baru datang sekitar pukul 11.40 WIB.

Anies membandingkan antara kondisi lalu lintas di Jakarta dan kawasan Puncak saat akhir pekan.

"Mohon maaf saya datangnya terlambat, karena PNS Jakarta setahun sekali ada kegiatan outting di sana (Puncak). Saya pulang lebih awal, tapi tetap saja traffic di Puncak kalau akhir pekan mengalahkan Jakarta," ucap Anies.

Menanggapi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menampik terjadinya kemacetan di Jalur Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama menjelaskan, Anies turun dari arah Puncak menuju Bogor saat polisi sedang menerapkan sistem satu arah (one way) ke arah Puncak.

Dengan demikian, otomatis kendaraan yang diprioritaskan adalah yang melaju dari arah Jakarta menuju Puncak.

"Justru, Pak Anies meminta kami membuka julur pada saat oneway. Padahal kami sudah minta beliau agar melintas jalur alternatif, tapi tidak mau," kata Hasby, saat dikonfirmasi.

Hasby menyayangkan sikap Pemprov DKI Jakarta yang tidak berkoordinasi dengan kepolisian setempat guna mengatur rekayasa lalu lintas.

Hal itu mengingat kondisi lalu lintas di Jalur Puncak setiap akhir pekan sangat padat.

"Bila berkoordinasi, kami pun bisa memberikan gambaran situasi Jalur Puncak. Seharusnya penyelenggara (Pemprov Jakarta) juga memaksimalkan kendaraan bus bila ingin pergi rombongan sehingga tidak membeludaknya kendaraan di Puncak," pungkas Hasby.

Perbedaan Presiden Jokowi dan Gubernur Anies saat menghadapi macet

Beberapa waktu lalu diberitakan, Presiden Joko Widodo memilih turun dari mobil kepresidenan dalam perjalanan menuju Upacara Peringatan HUT ke-72 TNI. Ia berjalan kaki menerobos macetnya lalu lintas di sekitar dermaga yang berada di Kota Cilegon, Banten.

Jokowi sempat tertahan selama 30 menit di dalam kendaraan sebelum memutuskan berjalan kaki. Saat itu, jarak dari kendaraan yang ditumpanginya ke lokasi kurang lebih tiga kilometer

"Presiden tadi di dalam mobil memutuskan berjalan kaki,” ucap Ajudan Presiden Kolonel Mar Ili Dasili, Kamis 5 Oktober 2017.

Awalnya, Jokowi berjalan kaki hanya didampingi perangkat Kepresidenan. Tak lama berselang, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang juga terjebak kemacetan turut mendampingi Jokowi.

Saat berjalan kaki, Jokowi tampak melambaikan tangan kepada masyarakat. "Pak Jokowi. Pak Jokowi," ucap masyarakat yang menyaksikan Jokowi berjalan kaki.

Tiga ratus meter menjelang lokasi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut kedatangan Jokowi dan berjalan kaki bersama menuju lokasi upacara.

Dalam upacara tersebut, Jokowi bertindak selaku Inspektur Upacara. Bekas Gubernur DKI Jakarta itu juga akan menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia yakni Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya.

Setelah memberikan amanat, Jokowi menyaksikan demonstrasi ketangkasan prajurit.

Sebelumnya, iring-iringan Presiden Joko Widodo terjebak kemacetan saat akan menuju lokasi peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ( TNI) ke-72. Peringatan digelar di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017) pagi.


#Sandiaga #Jokowi #Anies #Terjebak Macet

Komentar