IDI: Nasib dr Bimanesh Menunggu Hasil Penyidikan KPK

dr. Bimanesh Sutarjo saat memeriksa kesehatan tersangka korupsi e-KTP Setya Novanto.

Sebarr.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal PB ID, Dr. Moh Adib Khumaidi menegaskan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan masih menunggu penyidikan KPK soal izin praktik dokter r. Bimanesh Sutarjo.

Bimanesh adalah dokter pada Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Dia ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menghalangi dan merintangi penyidikan dalam kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

“Kita tunggu saja proses penyidikan lebih lanjut dari KPK,” kata Adib, sebagaimana dilansir Antara dalam pesan elektroniknya, Kamis (11/1/2018).

Menurut Adib, IDI masih memeriksa dugaan pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan Bimanesh dalam kasus ini. “Masih dalam proses di MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran),” kata dia.

READ  Mahfud: Fredrich Tak Bisa Hindari Proses Hukum, Minimal Kurungan Tiga Tahun

Bimanesh pernah menangani Novanto saat mengalami kecelakaan di Permata Hijau, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

KPK menduga dia bekerja sama dengan Fredrich Yunadi–mantan kuasa hukum Novanto untuk memalsukan data-data medis sehingga Novanto bisa menghindari pemeriksaan KPK.

Kemarin, KPK menetapkan Bimanesh dan Frederich sebagai tersangka dan mencegaha keduanya bepergian ke luar negeri selama enam bulan.