Irjen Anton Charliyan yang maju sebagai Cawagub pendamping TB Hasanuddin dalam Pilkada Jabar 2018. Foto:beritahati.

Sebarr.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah resmi menerima surat pengunduran diri dari Irjen Anto Charliyan yang maju dalam Pilkada Jabar 2018 sebagai cawagub pendamping TB Hasanuddin yang diusung PDIP.

“Ada (surat pengunduran diri) yang sudah masuk,” kata Kapolri, saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Menurut Tito, ada 10 perwira yang akan mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2018 yakni tiga perwira tinggi yang akan memperebutkan kursi pimpinan kepala daerah tingkat provinsi dan tujuh perwira menengah untuk kursi pimpinan kepala daerah kabupaten/kota.

Kapolri menjelaskan sesuai Peraturan Kapolri, bagi anggota Polri yang hendak mengikuti pemilihan kepala daerah, maka harus mengundurkan diri dari institusi Polri.

READ  Hanura Panas, OSO Pecat Balik Sarifuddin Sudding

“Sehingga ini lebih fair. Sambil proses pensiun, pekan lalu kami nonjob-kan. Kami harapkan tanggal 12 Februari saat penetapan paslon oleh KPU, mereka sudah pensiun,” kata dia, dikutip sebarr.com dari Antara.

Selain Irjen Anton Charliyan, perwira tinggi lainnya yang ikut maju dalam Pilkada Serentak tahun ini meliputi Irjen Pol Murad Ismail dan Irjen Pol Safaruddin.

Dalam Pilkada 2018, Safaruddin diusung oleh PDI-P dan Partai Hanura sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kaltim mendampingi Sekda Kaltim Rusmadi Wongso yang ditunjuk sebagai bakal cagub Kaltim.

Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/16/I/2018 tertanggal 5 Januari 2018, tiga jenderal dan tujuh perwira menengah tersebut telah dimutasi untuk dinonaktifkan karena hendak ikut dalam kontestasi Pilkada Serentak 2018.