Eks Pengacara Setnov Mangkir dari KPK

Pengacara, Fredrich Yunadi

Sebarr.com Jakarta – Eks kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mangkir dari panggilan KPK, hari ini.

Sedianya ia akan diperiksa sebagai tersangka akibat berupaya menghalang-halangi secara tidak langsung penyidikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat eks Ketua DPR, Setya Setya Novanto.

Pengacara Sapriyanto Refa selaku kuasa hukum Fredrich datang ke gedung KPK, Jakarta, Jumat, untuk menanyakan apakah permohonan penundaan pemeriksaan Fredrich pada Jumat (12/1) bisa dikabulkan atau tidak sampai ada keputusan Komisi Pengawas Peradi mengenai pemeriksaan terhadap Fredrich.

“Kalau dikabulkan kan berarti bisa ditunda, kalau tidak dikabulkan kan bisa diagendakan ulang. Ini kan baru pemanggilan pertama, ya kan,” kata Refa, yang menyampaikan surat permintaan penundaan pemeriksaan KPK pada Kamis (11/1).

READ  Bos Pandawa Divonis 15 Tahun, Mantan Nasabah Ngamuk di Pengadilan

Refa, yang juga Wakil Ketua Umum Peradi, mengatakan proses pemeriksaan terhadap Fredrich oleh Komisi Pengawas Peradi belum berlangsung.

“Baru mau berlangsung. Ini mau diajukan hari ini,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Komisi Pengawas Peradi memutuskan memeriksa Fredrich setelah mantan kuasa hukum Setya Novanto itu ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (10/1).

“Kami yang ajukan ke Peradi karena kan kami belum melihat adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan tetapi setelah KPK mengungkapkan adanya pelanggaran Pasal 21, di antaranya adalah manipulasi rekam medis, berarti persoalannya kan serius. Oleh karena itu kami mau membuktikan ada atau tidak,” ucap Refa.

KPK pada Jumat (12/1) berencana memeriksa Fredrich dan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam penyidikan tindak pidana mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik dengan tersangka Setya Novanto.

READ  Nah Lho! KPK Garap Dua Anak Setya Novanto

Bimanesh, yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal, dan hipertensi di RS Medika Permata Hijau, saat ini sedang menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama memasukkan Setya Novanto ke rumah sakit untuk menjalani rawat inap dengan data-data medis yang diduga sudah dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK. (Ant)