Kasus Hukum Semua Calon Pilkada Ditahan, Kecuali OTT

Pilkada Serentak 2018

Sebarr.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan semua proses hukum yang melibatkan calon kepala daerah dihentikan sementara selama periode pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, kecuali mereka yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT).

Menurut Tito, untuk penegakan hukum yang sifatnya OTT tetap harus diteruskan dan ditegakkan pada siapapun, termasuk calon yang sedang melewati masa pemilihan.

“Walaupun dia sudah ditetapkan sebagai calon, kalau kena OTT tidak apa-apa (proses hukum berlanjut), misalnya kalau memakai uang disawer-sawer, atau membayar penyelenggara atau pengawas, tangkap!” kata Tito, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Tito mengatakan, Polri akan berkoordinasi dengan Kejaksaan, KPK, dan Bawaslu terkait hal tersebut bersama DPR. “Kalau memang disepakati ya kita buat MOU supaya semua ada dasar hukumnya,” ucap Tito.

READ  Polisi Tangkap Edi

Beberapa nama kontestan pilkada diketahui masih memiliki urusan hukum. Nama tersebut di antaranya adalah calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat, calon Gubernur Papua Lukas Enembe dan calon Gubernur Kalimantan Timur Sjahrie Jaang.