Belum Ajukan Bamsoet ke DPR, Golkar Tunggu Nasib PDIP

Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat menerima tupeng dari Ketum PDIP Megawati soekarnoputri di hari perayaan HUT PDIP ke-45 Tahun.

Sebarr.com, Jakarta – Golkar mengakui belum resmi mengirim keputusan menunjuk nama Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai pengganti Setya Novanto (Setnov) ke pimpinan DPR.

Nama Bamsoet baru akan dikirim ke DPR menunggu hasil keputusan revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) mengenai penambahan kursi Pimpinan DPR dan MPR untuk PDI Perjuangan (PDIP).

Wakil Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin menjelaskan partainya masih menunggu kemungkinan akan ada penambahan unsur Pimpinan DPR maupun Pimpinan MPR tanpa tidak membongkar pimpinan yang ada.

“Jadi penunjukkan itu Bambang sebagai Ketua DPR setelah UU MD3 yang baru selesai,” kata Wakil Ketua MPR itu, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

READ  JK: Urusan Partai Kan Bisa Diurus Malam-malam

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menjelaskan Pimpinan DPR hingga hari ini belum menerima surat dari Fraksi Partai Golkar mengenai calon Ketua DPR, meskipun dari internal Golkar menyebutkan Bamsoet bakal menggantikan Setya Novanto.

“Surat dari Fraksi Golkar hingga pagi ini belum ada yang masuk sehingga kami tetap menunggu usulan dari Golkar,” kata Agus, di Jakarta.

Menurut Agus, harusnya Fraksi Partai Golkar mengirimkan surat terlebih dahulu kepada pimpinan DPR mengenai kader partai siapa yang menjadi Ketua DPR. Setelah itu pimpinan DPR akan memproses sesuai peraturan UU.

“Setelah surat masuk ke Pimpinan DPR maka dilakukan Rapat Badan Musyawarah untuk menjadwalkan Rapat Paripurna. Dalam Paripurna akan disampaikan surat tersebut lalu meminta persetujuan anggota DPR untuk disahkan Ketua DPR yang baru,” tandas politikus Demokrat itu.