Sleman Larang Izin Usaha Baru Jejaring Minimarket Nasional

Sebarr.com, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman memberlakukan penghentian sementara pemberian izin baru pendirian toko ritel modern alias minimarket berjejaring nasional di wilayah mereka.

“Upaya moratoriun tersebut dilakukan karena saat ini jumlah toko modern nasional di Sleman sudah sangat banyak,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani, Sabtu (13/1/2018).

Menurut Tri, pemkab sedang menyiapkan rancangan aturan pendukung penerapan moratorium izin pendirian toko modern di wilayah Sleman. “Moratorium pendirian toko modern baru tahun ini. Draf untuk peraturannya sedang disiapkan,” katanya,

Sebaliknya, Tri menambahkan pemerintah Kabupaten Sleman akan memperkuat usaha ritel lokal supaya bisa bersaing dengan toko-toko ritel dengan jaringan nasional.

READ  Menteri BKS: Presiden Jokowi Penuhi Janji Tingkatkan Pembangunan Sukabumi

“Toko modern yang terlanjur beroperasi tetap akan dikawal agar mereka memproses izinnya dan memenuhi syarat untuk relokasi. Yang tidak bisa memenuhi syarat untuk relokasi atau tidak mau relokasi, kami tutup,” katanya.

“Kami sangat berhati-hati dalam melaksanakan penutupan toko modern. Kami harus lakukan pertimbangan mendalam untuk menutup toko. Penutupan adalah langkah terakhir mengingat tenaga kerja yang akan menjadi pengangguran,” katanya.

Saat ini ratusan toko modern yang beroperasi di wilayah Sleman hanya 18 toko yang sudah mengantongi izin dan 19 toko yang pengajuan izinnya masih diproses. “Sedangkan 30 toko masih menunggu syarat bermitra dengan UMKM untuk melengkapi izin pendahuluan,” tandas Tri.