Soal Penggelapan Beras 20 Ton, Penyidik Telusuri Dugaan Keterlibatan Oknum Bulog

Sebarr.com, Jakarta – Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Rachmat Mulyana menegaskan, oknum di balik penggelapan beras sekitar 20 ton, terancam denda Rp4 miliar.

“Iya, dendanya Rp4 miliar, sesuai Pasal 143 juncto 99 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan,” ujar Rachmat kepada wartawan di Mapolda Kalsel, Sabtu (13/1/2018).

Rachmat menjelaskan, beras sebanyak itu sengaja disimpan pelaku yang sudah ditahan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel.

“Ancaman kurungan (penjara) dua tahun, pelaku sengaja menyimpan beras itu yang dioplos dan akan dibawa ke Surabaya menggunakan truk konteiner,” beber Rachmat.

Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan kasus ini masih sementara didalami, dimana pengembangan penyidik kepolisian tengah menelusuri dugaan keterlibatan oknum Bulog.

READ  Tujuh Permohonan Uji Materi Perppu Ormas Ditolak Mahkamah Konstitusi

“Sementara diselidiki dugaan adanya keterlibatan oknum Bulog,” ujar Setyo.