Selasar BEI Jebol, YLKI: Pengelola Harus Berikan Kompensasi untuk Korban

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang korban jebolnya selasar Gedung BEI. Foto: TMC Polda Metro Jaya

Sebarr.com, Jakarta – Yayasan Lebaga Konsumen Indonesia mengkritisi kejadian ambruknya selasar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) tadi siang, Senin (15/1).

“Gedung semegah BEI, selasarnya bisa roboh tanpa sebab musabab yang jelas. Kejadian ini tidak boleh dibiarkan, sebab merupakan kecelakaan serius di bidang jasa konstruksi, dan utamanya menyangkut keselamatan dan keamanan konsumen sebagai pengguna gedung, khususnya gedung publik, apalagi dengan adanya korban luka 72 orang, adalah hal yang sangat tragis,” ungkap Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, Senin (15/1).

sekitar pukul 12.10 WIB, Senin (15/1/2018), Atap Selasar BEI Runtuh, Foto: net

Melalui keterangan tertulis YLKI menyatakan, mendesak pihak kepolisian untuk memeriksa pihak managemen gedung BEI karena patut diduga melanggar UU tentang Bangunan Gedung.

READ  Gempar Video Bugil Siswi SMA Negeri Tulungagung Nyawer di Karaoke

Hal ini juga bisa merupakan keteledoran pihak managemen building yang tidak melakukan perawatan terhadap bangunan gedung dimaksud, sehingga mengakibatkan runtuhnya selasar tersebut. Dan dimungkinkan memeriksa pihak kontraktor saat membangun selasar dimaksud.

YLKI juga mendesak managemen gedung BEI untuk bertanggungjawab secara perdata kepada konsumen yang menjadi korban. Bukan hanya memberikan pengobatan saja, tetapi juga memberikan kompensasi dan ganti rugi secara perdata.

“Kami mendesak Kementerian PUPR untuk mengaudit kelayakan selasar di semua gedung publik di Jakarta, seperti mal, hotel dan perkantoran-perkantoran. Sebab kecelakaan tersebut bisa menimbulkan rasa takut bagi pengunjung gedung-gedung publik,” demikian Tulus Abadi.