oleh

Satu dari Lima Spesies Baru Menggunakan Nama “Ahok”

Sebarr.com, Jakarta – Burung Myzomela irianawidodae -akan membuat kita tahu bahwa itu diambil dari nama Ibu Negara, namun cicak batu yang baru yang namanya diambil dari mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama tidak menggunakan julukan populernya, Ahok: Cnemaspis purnamai.

Keduanya merupakan bagian dari sekitar 25 spesies flora dan fauna baru yang ditemukan di Indonesia pada tahun lalu.

Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI Hari Sutrisno mengungkapkan, ada sekitar 25 spesies flora dan fauna baru yang ditemukan oleh para peneliti LIPI. Hasil temuan spesies baru itu dipublikasikan dalam buku yang dirilis lembaga itu tiap tahunnya.

“Yang paling banyak ada ikan, serangga, burung dan tanaman. Relatif berasal dari Indonesia bagian timur sih, jelas Hari kepada BBC Indonesia, Rabu (24/01).

READ  Greenomics: Zulkifli Hasan 'Paling Banyak Jual Lahan' adalah Fakta Hukum

Hingga kini, para peneliti masih mengeksplorasi spesies-spesies baru, terutama di wilayah timur Indoensia yang nota bene masih belum banyak dijelajahi.

“Memang masih banyak yang di-eksplore,” cetusnya.

Penamaan spesies-spesie baru itu ada yang didasarkan pada tokoh tertentu, seperti Iriana Widodo dan Ahok tadi, ada juga yang, misalnya, diambil dari bahasa daerah spesies itu ditemukan.

Misalnya spesies baru anggrek kantung/kasut Paphiopedilum bungebelangi yang ditemukan di habitat belantara yang ekstrim di pegunungan Aceh. Nama spesies diambil dari bahasa daerah Gayo di Aceh Tengah: kata “bunge” berarti bunga dan “belangi” yang artinya cantik atau indah.

Lalu, mengapa spesies-spesies baru ini dinamai dengan nama unik?

READ  Ini 68 Proyek Strategis Nasional Jokowi yang Rampung Sampai 2019

Menurut Hari, pemberian nama terhadap spesies baru merupakan hak para penemunya dan kebanyakan dari mereka menentukan nama temuannya atas dasar pertimbangan subjektif.

Orangutan TapanuliOrangutan Tapanuli adalah salah satu spesies baru yang ditemukan pada tahun lalu, Foto: ANDREW WALMSLEY/REUTERS


“Misalnya ada yang beri nama unik itu dari asal usulnya spesies itu. Kan ada orang utan Pongo tapanuliensis, karena itu nama uniknya adalah asalnya Tapanuli,” jelas Hari.

“Kemudian ada yang diberikan kepada seseorang, didedikasikan, misalnya [kepada] bu Jokowi karena dianggap orang yang concern terhadap konservasi burung,” imbuhnya.

Bahkan, ada beberapa orang yang memberikan nama spesies baru didedikasikan kepada istri, teman, atau orang dianggap berjasa terhadap penelitiannya.

READ  BAMUSI Dukung Polri Ringkus Penyebar Hoaks

Berikut adalah beberapa temuan spesies baru yang dinamai dengan nama unik.

Komentar

News Feed