oleh

DKM dan FSB Bandung Tolak Politisasi Masjid

Sebarr.com, Jakarta – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-kota Bandung dan Forum Silahturahmi Bangsa (FSB), menolak segala bentuk politisi masjid, dan penyebaran kebencian di tempat ibadah.

Aksi penolakan tersebut lantaran tahun ini merupakan tahun politik. Masjid kerap digunakan untuk berkampanye, bahkan menebar kebencian atau adu domba, yang menjadi perhatian publik.

“Fenomena mimbar masjid yang kerap digunakan untuk agitasi atau hasutan politik, provokasi penebar kebencian, bahkan adu domba, kini menjadi perhatian publik. Terlebih, kini memasuki tahun politik”.

Melihat fenomena tersebut, DKM dan FSB menolak segala bentuk politisasi masjid dan penyebaran kebencian di tempat ibadah.

Menurut ketua forum silaturahmi bangsa, Muhidin, kini sudah menjadi tren kepentingan politik masuk masjid dengan bungkus shalat berjamaah, namun ujung-ujungnya berkampanye untuk memilih salah satu paslon.

DKM sekota Bandung pun menolak segala bentuk politik praktis masuk masjid dengan bungkus apapun, yang dapat memecah belah umat.

Hal tersebut karena, fungsi masjid sesuai syariat islam, merupakan tempat beribadah.

DKM dan FSB meminta kesucian masjid dijaga dan mempersilakan kegiatan politik dilakukan di tempat lain, sehingga masjid tetap menjadi tempat ibadah yang sejuk, damai, dan membawa berkah yang dapat menyatukan umat.

Deklarasi dihadiri beberapa ulama dan perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia kota Bandung.

Yadi Setiadi

#BandungKondusif
#TolakIslamRadikal
#TolakPolitisisasiMasjid
#hwmi #nu
@www.hwmi.or.id

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *