oleh

PBNU: Teror Bukan Ajaran Islam, Jangan Anut Ilmu yang Salah!

Sebarr.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum PBNU, As’ad Said Ali menegaskan bahwa bom bunuh diri bukanlah ajaran yang diajarkan oleh Islam.

Menurutnya, mereka yang melakukan teror kalau di zaman Rasulullah dan zaman sahabat disebut sebagai kelompok khawarij, kelompok yang keluar dari Islam.

Menurutnya, tindakan pelaku teror jelas tidak sesuai dengan ajaran agama mana pun.

“Teror mereka telah membunuh banyak orang, muslim dan nonmuslim,” kata Asad, Rabu (16/5/2018).

Dia menjelaskan, aksi yang dilakukan kelompok radikal jelas mengganggu kedamaian. “Teror kemarin itu bukanlah termasuk ajaran Islam. Saya berani mengatakan,” ujarnya lagi.

Ia berharap kelompok radikal bisa segera sadar. Namun masalahnya, lanjutnya, mereka sudah terkontaminasi pemahaman salah yang didapat saat pergi ke Suriah seperti khilafah, jihad, dan takfiri.

READ  Densus 88 Tembak Mati Dua Teroris Pembunuh Polantas di Cipali

“Beragamalah dengan ilmu karena agama tidak lepas dari ilmu. Jangan sampai kita menganut ilmu yang salah seperti bom bunuh diri itu,” ujarnya.

Untuk itu, Asad menyarankan agar para pemuka agama bisa memberikan ceramah tentang bahaya radikalisme dan terorisme. Selain itu, masyarakat juga harus terus diberikan pemahaman tentang budaya cek dan ricek.

“Tidak boleh menelan informasi apa adanya. Harus dikonfirmasi dan dipikir apakah sisinya sesuai dengan ajaran agama atau sebaliknya ingin menghancurkan agama,” tandasnya.

Komentar

News Feed