oleh

Terduga Teroris yang Ditangkap di Medan Jual Susu dan Jadi Driver Ojek Online

Sebarr.com, Medan – Densus 88 Antiteror berhasil menangkap terduga teroris di Medan, pada Selasa (15/5/2018).

Mabes Polri bersama dengan sejumlah personel Intel Polda Sumut melakukan penangkapan terhdap MYR (28) pada pukul 14.30 WIB.

M ditangkap di Simpang Sei Sikambing, Sekip, Medan Petisah. Setelah menangkap MYR, polisi kembali membekuk SL (38).

SL ditangkap saat mengendarai sepeda motor ke luar dari Masjid Ulayat lahan Garapan Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.

OJek Online dan Penjual Susu

Diketahui, sehari-hari MYR merupakan seorang driver ojek online. MYR baru menjadi driver ojek online sejak 6 bulan lalu. Saat ditangkap ia bahkan tengah menunggu orderan dari pelanggan. Sedangkan SL, sehari-hari dikenal sebagai tukang jual susu kedelai keliling.

Penggeledahan

Usai melakukan penangkapan, aparat langsung melakukan penggeledahan di kediaman terduga teroris. Ayah MYR mengatakan jika anaknya adalah putra ketiga dari 7 bersaudara.

MYR pernah tinggal di luar rumah (kos) selama 1 bulan. Akan tetapi ia kembali ke rumah setelah tak sanggup membayar kos-kosan.

READ  Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Surabaya Naik Motor

WY

Setelah melakukan penggeledahan di kediaman MYR, polisi menuju ke rumah WY (38). Akan tetapi WY kabur dan rumah dalam keadaan kosong.

Pengakuan Warga

Tetangga MYR memberikan pernyataan atas penangkapan terhadapnya.

MYR dikenal sebagai sosok yang baik, dan mengikuti pengajian.

Warga mengaku tak menyangka jika MYR diduga terlibat dalam jaringan teroris.

“Tidak ada yang tau di mana ia mengikuti pengajian. Kalau sosok Yusuf di kenal baik, tidak terlibat narkoba bahkan merokok saja tidak,” kata wanita berambut panjang yang tidak mau menyebutkan namanya, sembari menggendong anaknya, Rabu (16/5/2018), dikutip TribunMedan.

Selain baik, MYR juga dikenal sebagai tulang punggung keluarga.

Persiapan Menikah

Orangtua MYR mengaku kaget anaknya ditangkap. Selama ini ia tahu MYR anak yang baik dan rajin salat.

MYR juga diketahui akan melangsungkan pernikahan pada 1 Juli 2018 nanti. Dikabarkan, calon istri MYR merupakan wanita dari Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

READ  Kalah di Pilgub Jabar, Dedi Mulyadi: Bisa Tenggelam Nih Golkar

Meski akan menikah, keluarga mengaku belum tahu calon istri MYR lantaran belum pernah dikenalkan.

Kepada pihak keluarga, MYR mengatakan jika dirinya dikenalkan secara taaruf oleh ustaz tempat ia mengaji.

“Kami tidak tahu mana calonnya, namun ia pernah bilang kalau dirinya mau melangsungkan pernikahan di Sidempuan. Kalau calonnya belum pernah dibawa ke rumah, karena Yusuf bilang ia dikenalkan dari ustaz tempat ia mengaji (ta’aruf),” kata WU, tante MYR.

Z, ayah MYR memberikan pernyataan terkait penangkapan terhadap anaknya. Z mengaku tak percaya jika anaknya terlibat jaringan teroris, terlebih aksi bom bunuh diri di Surabaya.

“Saya tidak percaya Yuauf terlibat dalam kelompok teroris. Apalagi terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya,” ucap Z, Rabu (16/5/2018).

Z menceritakan kehidupan sehari-hari anaknya, di mana ia dikenal baik. Sebagai tukang ojek, Z berangkat pagi dan pulang pada siang harinya. Kemudian berangkat lagi sore hingga malam hari.

READ  Empat Terduga Teroris yang Dicokok Densus 88 di Jabar-Jateng Terkait JAD

Z juga mengatakan selama ini anaknya tidak pernah berperilaku aneh-aneh, terlebih saat di rumah.

Ayah MYR mengungkapkan jika saat penggeledahan, pihak kepolisian telah membawa sejumlah benda-benda milik anaknya. Diantaranya buku dan Al-Quran.

“Kami terkejut saat petugas datang membawa Yusuf dan mengeledah rumah.

Selama ini kita tidak tahu apa kegiatannya diluar rumah. Apalagi katanya gabung sama kelompok tertentu. Mana tahu kita dia ada ikut aliran tertentu atau tidak,” imbuh Z.

Tanjungbalai

Sebelum aksi penangkapan ini, pihak Densus 88 telah lebih dulu melakukan penangkapan terduga teroris di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Dua terduga teroris tersebut dibekuk di sekitar Teluk Nibung. Dua terduga teroris tewas dalam peristiwa ini.

Sementara satu terduga teroris lainnya tampak inaikkan ke atas becak motor. Wajah terduga teroris ditutup kain panjang. Warga yang penasaran pun terilihat mengilingi becak dan lokasi kejadian. (trb)

Komentar

News Feed