oleh

Tommy Soeharto Bilang KKN Makin Parah, PPP: Ngaca Dulu ke Era Obra!

Sebarr.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menyebut korupsi makin meraja rela pascareformasi.

Apa kata PPP?

“Sebaiknya ngaca dulu ke era Orba. Lahirnya reformasi itu karena masyarakat muak, KKN merajalela dan jurang kemiskinan sangat lebar,” ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi, Minggu (22/7/2018).

Awiek, sapaan karib Baidowi, juga menyinggung utang luar negeri zaman Orde Baru atau Presiden Soeharto. Bagi Awiek, kondisi bangsa ini sudah membaik setelah reformasi.

“Utang luar negeri saat itu juga besar dan krisis moneter berkepanjangan. Alhamdulillah penanganan ekonomi di era reformasi cukup bagus sehingga tak terkena dampak krismon seperti 1997 yang melahirkan reformasi,” jelas Awiek.

Sebelumnya, anak bungsu Soeharto itu juga menyatakan asing sangat dimanja di era sekarang. Awiek membantah Tommy dengan menggunakan hasil temuan Komisi IX DPR RI atas isu tenaga kerja asing.

“Reformasi janjikan KKN hilang, tapi nyatanya makin parah. Utang luar negeri semakin besar. Investasi asing pun semakin dimanja,” kata Tommy, kepada wartawan di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/7/2018).

Bagi Tommy, adanya pekerja asing membuat warga negara Indonesia tidak bisa mendapat pekerjaan. Sehingga, rakyat Indonesia tidak bisa membangun negaranya.

“Akhirnya, orang-orang pribumi dan Indonesia sendiri nggak bisa berbuat banyak,” ucap Tommy.

Facebook Comments

Komentar

News Feed