oleh

Ini Dampaknya Bila MK Kabulkan Gugatan Perindo

Sebarr.com, Jakarta – Keputusan Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan Partai Perindo terhadap UU Pemilu terkait masa jabatan presiden dan wakil presiden akan berdampak fatal.

“Akan ada akibat fatal jika MK kabulkan perubahan,” kata Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari dalam Diskusi Konstitusi dan Legispridensi STHI Jentera tentang Polemik Masa Jabatan Wakil Presiden yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Perubahan UU Pemilu soal masa jabatan presiden dan wapres, menurut Feri, akan berdampak terhadap seluruh lembaga lain, termasuk MK sendiri. Sebab, hampir seluruh pimpinan lembaga komisi negara dibatasi dua periode, termasuk di MK.

“Kalau putusannya itu mengabulkan, maka akan ada banyak pimpinan lembaga lain yang mengikuti. Sebab semua orang mau berkali-kali menjadi pimpinan, pasti nafsunya begitu, makanya oleh konstitusi dibatasi,” tukas Feri.

Apabila MK membuka ruang bagi presiden dan wapres untuk dipilih ketiga kalinya, maka sama halnya MK membuka ruang untuk dirinya sendiri bisa dipilih ketiga kalinya.

Sebelumnya Perindo menggugat syarat menjadi presiden dan wapres yang diatur dalam Pasal 169 huruf n Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut Perindo, pasal itu bertentangan dengan Pasal 7 UUD 1945.

Perindo meminta aturan yang membatasi masa jabatan presiden dan wapres maksimal dua periode tersebut hanya berlaku apabila presiden dan wapres itu menjabat secara berturut-turut.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *