oleh

Tujuh Bacaleg PPP Teridentifikasi Mantan Terpidana Korupsi

Sebarr.com, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan mengeliminir tujuh nama bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk DPRD yang teridentifikasi sebagai mantan terpidana kasus korupsi.

Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arsul Sani, mengatakan, DPP PPP telah melakukan instruksi kepada DPW PPP di daerah yang mengusulkan bacaleg mantan terpidana korupsi untuk mencoretnya.

“Hal ini diinstruksikan agar bacaleg PPP semuanya bersih dari kasus hukum. Hari ini saya pastikan lagi, bahwa tujuh nama tersebut sudah dicoret,” kata Arsul Sani di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan, pengurus DPW PPP agar mematuhi instruksi dari DPP PPP. “Jika ada yang bandel, agar dicopot saja,” tegas Arsul.

Sebelumnya, KPU mengembalikan bacaleg yang merupakan mantan terpidana kasus hukum baik korupsi, narkoba, maupun kejahatan seksual. Dari PPP ada tujuh bacaleg DPRD yang dikembalikan karena dinilai tidak bersih.

KPU melakukan tindakan tersebut didasarkan pada Peraturan KPU No. 20 tahun 2018 yang isinya mengatur bahwa bacaleg yang didaftarkan partai politik tidak boleh mantan terpidana kasus korupsi, narkoba, serta kejahatan seksual.

Menurut Arsul, PKPU No. 20 tahun 2018 ini sebenarnya sedang didugat “judicial review” ke Mahkamah Agung karena dinilai bertentangan dengan undang-undang. “Meskipun PKPU yang mengatur pelarangan bacaleg mantan napi itu sedang digugat ke MA, tapi PPP sudah memutuskan mencoret tujuh nama tersebut dari daftar caleg,” tandasnya.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *