oleh

MK Diminta Sahkan Bupati Terpilih Kabubaten Dairi

-Hukum-358 views

Sebarr.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dairi masih menunggu surat resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati mengenai hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilbub Dairi 2018.

Dalam sidang lanjutan ini, Termohon yaitu KPU membantah semua tudingan yang di sampaikan oleh termohon.

Kuasa hukum bupati Kabupaten Dairi terpilih, Eddy Berutu-Jimmy Sihombing meminta agar Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan yang diajukan KPU Dairi.

“Ada beberapa hal penting yang harus di perhatikan oleh persidangan yang mulia ini, Selain Perbaikan Permohonan Lewat Tenggang Waktu, Kedudukan Hukum ( Legal Standing ) pemohon untuk mengajukan permohonan diskualifikasi pasangan No Urut 2 tidak beralasan atau tidak memiliki kedudukan hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 158 ayat (2) huruf b UU 10/2016 dan Pasal 7 Ayat (1) huruf b dan ayat (3) PMK 5/2017,” kata Kuasa Hukum pasangan nomor urut 2, Taufik Basari.

“Permohonan Pemohon ini Tidak Jelas alias kabur, ini Obscuur Libel. Permohonan Pemohon tidak sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi ( PMK ), harusnya baca dulu, Ketentuan PMK No. 5 tahun 2017 yang di atur dalam pasal 8 ayat 1 huruf (b) Poin 4 mengenai hasil perhitungan suara yang di tetapkan oleh termohon dan hasil perhitungan suara yang ditetapkan oleh termohon dan hasil perhitungan suara yang benar menurut pemohon,¬† intinya Permohonan Pemohon dapat dikatakan Menggunakan Dasar Hukum yang Keliru dan Salah,” kata dia.

Kuasa hukum lainnya, Poltak Agustinus Sinaga dala permohanan agar MK menyatakan sah menurut hukum pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dairi Tahun 2018.

“Menyatakan sah menurut hukum dan tetap berlaku Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dairi Nomor: 85/PL.03.6-Kpt/1211/KPU-Kab/VII/2018 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan suara dan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dairi Tahun 2018 bertanggal 05 Juli 2018 Juncto Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten¬† Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dairi Tahun 2018 (Model DB-KWK),” kata Poltak.

“Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dairi untuk menetapkan Pihak Terkait atas nama DR.Keleng Ate Berutu dan Jimmy Andrea Lukita Sihombing, S.H, sebagai pasangan Calon terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dairi Tahun 2018 paling lama 3 (tiga) hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi dibacakan,” uajrnya lagi.

Kuasa hukum pasangan nomor urut 2 terdiri Tim-Advokasi BAHU NasDem yang di Ketuai Oleh, Taufik Basari, S.H., S. Hum., LL.M. dan Anggota Reginaldo Sultan., S.H., M.M,  Dr.Atang Irawan., S.H., M.Hum., Ridwan Syaidi Tarigan., S.h., M.H., Poltak Agustinus Sinaga, S.H, Ucok TH Lumban Gaol, S.H, Juneddi TM, Tampubolon.,S.H., Aperdi Situmorang., S.H., Aryo Fadlian., S.H., M.H.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *