oleh

Top! RI Bangun 355 Rusun di Papua Barat

Sebarr.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sebanyak 355 rumah khusus (Rusus) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Papua Barat.

Demikian disampaikan Direktur Rumah Khusus Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Chris Robert Marbun saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Manokwari, Papua Barat, beberapa waktu lalu.

“Pembangunan Rusus tersebar di Kabupaten Sorong sebanyak 50 unit, ditambah 80 unit Instruksi Presiden pada saat berkunjung beberapa waklu lalu. Kemudian di Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 50 unit, Kabupaten Fakfak sebanyak 50 unit, Kabupaten Keimana sebanyak 50 unit, dan Kabupaten Manokwari sebanyak 75 unit,” jelasnya.

Kunker Anggota Komisi V DPR RI ke lokasi pembangunan 25 Rusus tipe 36 di Kampung Eggwam Soribo Distrik Manokwari Barat itu dipimpin oleh Ibnu Munzir dan diikuti sejumlah anggota Komisi V DPR.

READ  Kementerian PUPR Identifikasi Dampak Kerusakan Gempa Lombok

Ketua Rombongan Kunker Komisi V DPR Ibnu Munzir menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian PUPR yang membangun Rusus sebagai salah satu wujud nyata keberpihakan Pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu.

“Kami mendukung langkah Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR dalam pembangunan Rusus karena itu merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu. Saya harap fasilitas pendukungnya seperti air bersih, jalan lingkungan, dan sarana pendidikan juga bisa diwujudkan juga,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Eggwam Daud yang ikut hadir atas nama warga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah atas dibangunnya Rusus ini. Dirinya menyatakan bahwa masih banyak warganya yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

READ  Kementerian PUPR Berangkatkan Para Pekerja Konstruksi yang Mudik Dari Kompleks GBK

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Rusus ini. Rumahnya bagus, kuat, dan rapi daripada rumah kami sebelumnya. Kami juga mohon agar saluran untuk air bersih bisa dibangun dan mengusulkan agar dibangun 200 unit Rusus lagi di sini karena masih banyak warga kami yang rumahnya tidak layak,” katanya.

Pembangunan 25 Rusus ini juga merupakan bagian dari relokasi warga yang tinggal di kampung yang sudah padat. Rusus dibangun di atas tanah Pemda dan nantinya Rusus tersebut akan dihibahkan kepada masyarakat.

Pembangunan Rusus dilaksanakan 30 Mei 2018 dan direncanakan selesai 26 Oktober 2018 mendatang yang dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana PT Marvin Putra dengan anggaran sebesar Rp4,9 Milyar. Saat ini pembangunan dalam tahapan pekerjaan pondasi, serta pemasangan kusen jendela dan dinding batu bata.

READ  APBN 2019: Anggaran PUPR Naik Jadi RP110,73 Triliun

Kementerian PUPR membangun Rusus diseluruh Indonesia yang diperuntukan di antaranya untuk masyarakat yang tinggal diperbatasan, pulau terluar, daerah terpencil, dan daerah tertinggal, nelayan, korban bencana, transmigran, dan masyarakat pemuka agama atau agama.

Komentar

News Feed