Pendiri Partai Demokrat Minta SBY dan Kroninya Bertobat

Pendiri Partai Demokrat Minta SBY dan Kroninya Bertobat

Sebarr.com, Jakarta – Jokowi-Ma’ruf Amin deklarasi sebagai capres-cawapres di dukung oleh 9 partai politik(PDIP,Golkar,Nasdem,Hanura,PPP,PKB,Perindo,PKPI dan PSI). Pasangan Prabowo-Sandi
didukung oleh 3 Partai yaitu Partai Gerindra,PKS dan PAN. Sementara Partai Demokrat seolah ditinggal sendiri.

Pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan berpendapat apakah ini yang disebut Kualat?

Hal ini disampaikan Hengky lantaran Ketua Umum Partai Demokrat SBY melupakan Sejarah dan sering mengabaikan pemikiran para pendiri partai Demokrat yang telah menghantarkan SBY menjadi Presiden RI ke-6.

“Karena melupakan sejarah PD, sekaligus mengabaikan pemikiran para PENDIRI. Pak SBY sebagai Ketum dan semua Kroninya lupa masih ada Pendiri yang telah mengantarkan SBY menjadi presiden 2 periode,” tegas Hengky Luntungan, Jum’at (10/8/2018).

Hengky yang tercatat sebagai pendiri no 45 dalam Akte Pendiri yang terdaftar di Kemenkumham mengingatkan, dari 99 orang pendiri, masih ada Vence Rumangkang, Prof. Subur Budhisantoso, Prof. RF Saragih, Prof. RM Rompas, Prof S Barhimpon, Max Sopacua, Wayan Sugiana, Hencky Luntungan, DR. WFP Kaunang, Ahmad Torif, Vera Vebianty, Steven Rumangkang, Ivan Pioh, Ricky Sofian dan masih ada lainnya.

“Mereka semua (para pendiri) masih hidup dan dikangkangi oleh SBY dan kroninya. Karena itu saya berfikir SBY kualat makanya ditinggal partai koalisi di pilpres 2019,” ucap Hengky.

Sebagai Ketua Umum, lanjut Hengky, seharusnya SBY segera sadar dan bersatu bersama para pendiri.

“Ingat, pendiri punya Deklarator di semua propinsi kabupaten dan kota yang saat ini tergabung dalam Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD PD) yang telah sukses menjadikan SBY Presiden,” tegasnya.

Jangan Jadikan Partai Demokrat sebagai Dinasti agar kejayaan yang pernah diraih 20,8 persen bisa dicapai kembali.

“Jangan pernah malu untuk mendengarkan saran dari para pendiri tapi berubahlah untuk mencapai kemenangan. Sebelum 40-60 persen caleg DPR RI mengundurkan diri dan siap membonsaikan PD. Ini saran kami sebagai pendiri, bergabung atau tetap berhadapan,” tandas Hengky.