oleh

KPK Periksa Petinggi PLN Soal Suap PLTU Riau-1

-Hukum-177 views

Sebarr.com, Jakarta – Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati menerangkan, pemanggilan Syofvi sebagai saksi untuk Johannes B Kotjo.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka JBK (Johannes B Kotjo),” kata Yuyuk, Senin (10/9/2018).

Seorang saksi lainnya bernama Mah Iriana selaku Direktur PT Global Energi Manajemen. Selain itu ada 2 saksi lainnya bernama Nine Arwani selaku karyawan PT Asmin Koalindo Tuhub dan Iswan Ibrahim selaku Direktur PT Isargas dipanggil untuk tersangka Idrus Marham.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni diduga menerima duit suap Rp 4,8 miliar dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu bagian dari konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Saat melakukan pengembangan, KPK menetapkan Idrus sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yaitu senilai USD 1,5 juta dari Kotjo jika perusahaannya berhasil memenangkan proyek PLTU Riau-1.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *