oleh

Ini Profil Agus Santoso yang Ditunjuk Sebagai Komut Garuda

Sebarr.com, Jakarta – Agus Santoso didaulat menjadi Komisaris Utama PT Garuda Indonesia. Pria yang semasa menjabat sebagai Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan juga menjadi Ketua Delegasi Pencabutan EU Ban itu memiliki segudang prestasi.

Misalnya, melejitkan level keselamatan penerbangan Indonesia di kelas dunia dalam waktu singkat dari nilai 51 menjadi 80 dalam ICAO USOAP (Universal Safety Oversight Audit Program International Civil Aviation Organisation).

Selama menjabat Dirjen Udara, terlaksana zerro passanger fatal accident/ tidak ada penumpang meninggal dalam penerbangan.

Melihat rekam jejaknya yang sangat bagus, maka tak salah hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT. Garuda Indonesia sore ini, Rabu (12/9/2018) memutuskan Agus Santoso sebagai Komisaris Utama.

READ  PUPR Intensifkan Sosialisasi dan Pendampingan Risha kepada Masyarakat NTB

Siapakah Agus Santoso?

Sebelumnya, DR. Ir. Agus Santoso, M.Sc. menjabat sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Agus Santoso juga pernah menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan, menggantikan seniornya yakni Dr. Elly Adriani Sinaga, M.Sc., yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Ketua Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Agus Santoso sebenarnya bukan orang baru di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Bahkan sebagian besar kariernya dia bangun di direktorat ini.

Pria kelahiran Solo, 4 Agustus 1958 ini memulai karier sebagai Kasubag Kurikulum Metodik Didatik (1999-2001). Kemudian Kasubag Pengembangan Diklat (2001-2006).

Karirnya kemudian meningkat menjadi Kabag Perencanaan di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada tahun 2007. Kemudian menjadi Kepala Bandar Udara kelas I Budiarto – Curug (2009-2014) dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Udara (2014-2015).

READ  Agus Santoso Sudah Pensiun Dari Dirjen Perhubungan Udara Sebelum Tragedi Lion Air JT 610

Pada Tahun 2015 Agus Santoso ditugaskan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menjadi Direktur Bandar Udara yang dilakoninya sekitar satu tahun. Pada 16 Mei 2016 lalu, Ia ditugaskan untuk memimpin lembaga think thank Kementerian Perhubungan, yakni Badan Litbang Perhubungan.

Selain sebagai Kepala Badan Litbang Perhubungan, Agus Santoso juga mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menjabat sebagai salah seorang komisaris di PT Angkasa Pura I, sebuah BUMN Kebandarudaraan yang mengelola sekiar 13 Bandar Udara di wilayah Timur Indonesia.

Agus Santoso memiliki latar belakang pendidikan formalnya SDN 3 (1970), SMPN 1 (1973), SMAN V (1976), S1 ITB TEKNIK SIPIL (1986), S2 ITB Traffic Engineering (1991), dan S3 UNJ Manajemen Pendidikan (2011).

READ  Banjir Standing Ovation, Ini Pidato Jokowi di Annual Meeting IMF 2018

Ia juga mengikuti berbagai pendidikan perjenjangan seperti Penataran P4 type A (1986), Damage Tolerance I (1987), Damage Tolerance II (1988), Kursus Sertifikat Pesawat (1992), Fatigue and Damtol, International Corrosion Seminar (1993), Airworthiness Training, Air frame Maintenence (1994), Aircraft Design (1997), ADUM/SEPALA, Training Needs Analysis, Certification Harmonization, Aircraft Maintenance, PT 6 Turbin Engine (1998), Acreditation and Mutual Recognition (1999), SPAMA/SEPADYA, Training Standar Mutu (2000), Training Intermodal Skill (2004), Diklat PIM Tk II (2008), dan Manajemen Bandar Udara, Keudaraan Tk. Sarjana (2012).

Komentar

News Feed