oleh

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Akui Telah Terima SPDP Sebelum Kliennya Berangkat ke Chile

Sebarr.com, Jakarta – Insank Nasrudin, selaku kuasa hukum Ratna Sarumpaet, mengaku, sudah menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sebelum kliennya berangkat ke Chile. Dalam SPDP itu tertera bahwa aktivis perempuan tersebut berstatus tersangka kasus penyebaran kabar bohong atau hoaks.

Ratna Sarumpaet menerima SPDP diterima pada Kamis 4 Oktober atau tiga hari setelah dipanggil sebagai saksi pada Senin 1 Oktober kemarin. Saat itu, Ratna Sarumpaet tidak bisa hadir dan berencana mengajukan permohonan jadwal ulang.

“Secara prosedur makanya dia menyampaikan kepada kami dia akan berangkat dulu, nanti kita akan minta mengundurkan waktu dalam beberapa hari kemudian,” ungkap Insank kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

READ  Hakim: Ada yang Aneh soal Barter Dolar Keponakan Novanto

Rencananya, Insank mengajukan jadwal ulang pada Senin 8 Oktober untuk pemeriksaan Ratna Sarumpaet sebagai saksi. Namun, sebelum surat itu dibuat ia sudah lebih dulu terbit SPDP yang kemudian dilanjutkan penangkapan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Pengantar surat itu mengatakan, bahwa untuk mengajukan saja permohonannya, iya lagi kami siapin permohonannya. Semalam itu, gerak sangat cepat sekali ya, jadi ya sudah lah seperti ini kondisinya,” tandasnya.

Komentar

News Feed