oleh

MUI Kritik Keras Jubir PA 212 Lantaran ‘Jualan Surga’ Untuk Kepentingan Pilpres

Sebarr.com, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) ‘berang’ terhadap ceramah juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin soal ‘kunci’ masuk surga menjelang deklarasi ‘Perempuan Prabowo’, yang menyatakan, kalau ingin masuk surga, pinta sama Allah, Rasul, dan juga Prabowo-Sandi.

Wakil Ketum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan sebaiknya timses masing-masing capres di Pilpres 2019 tidak lagi melakukan politisasi agama. Sebab jika dibiarkan bakal mengancam terhadap agenda kebinekaan.

Kami meminta kepada timses masing-masing pasangan capres/cawapres untuk berhenti melakukan politisasi agama,” tegasnya di Jakarta, Sabtu (13/10/2018).

Ia menambahkan, hal itu bukan hanya persoalan antara Islam dan nonmuslim saja. Bahkan internal Islam pun dapat terbelah, karena masing-masing memiliki klaim kebenaran terhadap masalah surga dan neraka. Olehnya itu, ia mengingatkan sebaiknya agama dijadikan panduan dan penuntun dalam berpolitik. Bukan dijadikan alat meraih kekuasaan.

“Hal tersebut juga untuk mengembalikan fungsi agama sebagai penuntun dan panduan dalam berpolitik, bukan sebaliknya, dijadikan sebagai alat untuk meraih kekuasaan politik,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam acara deklarasi ‘Perempuan Prabowo’ di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto 93, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018), Novel sempat menyebut nama Prabowo-Sandi saat membahas ‘kunci’ masuk surga.

“Bu, mau masuk surga? Pinta sama Allah, pinta sama Rasulullah, pinta sama Prabowo, pinta sama Sandiaga Uno. Betul? Takbir. Insyaallah masuk surga,” katanya.

(repbk)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *