oleh

Menpora RI: Borobudur Marathon Bisa Jadi Rujukan Terbaik Dunia

-Olahraga-142 views

 Sebarr.com, Jakarta – Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi panitia Borobudur Marathon yang diwakili GM Event Harian Kompas Lukminto Wibowo yang hadir bersama Wakil Redaktur Pelaksana Kompas Adi Prinantyo di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Asdep Pengelolaan, Pembinaan Sentra dan SKO Bambang Laksono, pada Selasa (6/11/2018), Menpora mengingatkan, penyelenggaraan even tahunan yang keenam kalinya itu tidak hanya mendorong masyarakat hidup sehat. Tapi, kata dia, juga akan menggerakkan semangat, motivasi, dan ekonomi.

“Selain mengajak untuk hidup sehat sebagai bagian dari lifestyle kegiatan ini juga pastinya memperkuat rasa solidaritas kita sebagai bangsa dan negara jangan lupa kita harus terus belajar untuk menjadi tuan rumah yang lebih baik,” tuturnya.

Borobudur Marathon akan menempuh jarak 42,195 km dengan kategori 10K, Half Maraton dan Full Maraton. Menpora sangat bangga diselenggarakan kegiatan ini dan memberi apresiasi kepada Kompas Gramedia, Bank Jateng dan semua sponsor.

“Pemerintah berterima kasih kepada para penggagas, inisiator sekaligus penyelenggara Borobudur Marathon yang telah sungguh-sungguh menyelenggarakan kegiatan spektakuler ini dan mendapatkan kepercayaan luar biasa dari masyarakat terimakasih kepada semua sponsor dan semua pihak terkait,” ujar Menpora.

“Ke depan saya berharap Borobudur Marathon akan menjadi rujukan Marathon terbaik tidak hanya Indonesia tetapi juga dunia, insyaallah, terima kasih,” tutupnya.

Borobudur Marathon 2018 adalah yang event keenam kalinya dan akan digelar pada 18 November 2018 di Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan itu sudah menjadi event yang cukup diperhitungkan di level internasional dan terbaik di Indonesia dan tahun ini akan menjadi ajang reuni bagi pelari-pelari internasional dari berbagai negara di dunia.

“Borobudur Marathon 2018 akan diikuti setidaknya 10 ribu peserta dari 80 negara, 300 peserta di antaranya adalah pelari dari mancanegara. Kami berharap dukungan Pak Menteri supaya Indonesia punya bran Marathon luar negeri yang baik,” kata Lukminto Wibowo.

Facebook Comments