oleh

Kubu Rizieq Shihab Bingung Mencari ‘Kambing Hitam’, Ini Videonya

Sebarr.com, Jakarta – Pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab sempat ditahan pemerintah Arab Saudi terkait Bendera Hitam bertuliskan Kalimat Tauhid di kediamannya. Muhammad Rizieq menduga pemasang bendera ISIS yang membuatnya diperiksa di Saudi adalah ‘intelijen busuk dari Indonesia’.

Di media sosial, kubu Rizieq Shihab menuding PROJO Arab Saudi sebagai pelaku pemasangan bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid di keidaman Rizieq.

Ketua PROJO Arab Saudi Efendi Baharudin angkat bicara terkait tudingan kubu Rizieq Shihab yang menyebut dirinya memasang bendera hitam bertuliskan Kalimat Tauhid di kediaman Muhammad Rizieq Shihab yang tersebar di Media Sosial.

“Tudingan kubu Rizieq Shihab itu Hoax,” kata Efendi dalam video balasan Efendi yang di terima Redaksi, Jum’at (9/11/2018).

READ  Airlangga Perintahkan Golkar Akhiri Pansus Angket KPK

Efendi menjelaskan, berita-berita yang beredar di Facebook orang mencari saya itu itu hoax.

Pasalnya, PROJO Arab Saudi sedang sibuk melakukan bakti sosial yang dilaksanakan di Hadiqah tempat TKI week end.

“Kami sedang sibuk melakukan kegiatan rutin bakti sosial, cek darah, jantung dll di Hadiqah,” katanya.

.

Sementara Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) PROJO Arab Saudi, Bariman mengatakan hal tersebut mirip dengan kasus Ratna Sarumpaet.

“Digoreng sendiri. dipasang sendiri difoto sendiri,” tegasnya.

Kemudian Dewan Penasehat dan Pendiri Projo Arab Saudi Edi Khairul menantang tim Rizieq Shihab untuk datang ke Arab Saudi dan membuktikan tudingan tersebut.

“Gini aja, kalau ada yakin, tim Rizieq datang aja kesini dan tangkap pak Efendi kalau mau dipancung kepalanya,” tantangnya.

READ  Besok, PN Jaksel Tentukan Nasib Aman Abdurrahman

“Salah tuduh orang dipancung di Saudi Arabia. Dipancung kepala. Kalau yakin pak Efendi yang melakukan datang bawa polisi,” tantangnya.

Sebelumnya, Jubir FPI Munarman curiga ada operasi intelijen dari Indonesia yang mengerjai Muhammad Rizieq di Saudi. Muhammad Rizieq menduga pemasang bendera ISIS yang membuatnya diperiksa Saudi adalah ‘intelijen busuk dari Indonesia’.

“Beliau (Muhammad Rizieq, red) menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat sebagai pelaku adalah ‘intelijen busuk dari Indonesia’,” ujar Munarman. Munarman meragukan benda yang disebut bendera ISIS di foto yang viral. Menurutnya, bisa jadi bendera tidak pernah ada di kediaman Muhammad Rizieq, ada kemungkinan itu hasil editan.

Sementara juru bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto, dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (8/11/2018), mengatakan, tudingan yang dilontarkan Muhammad Rizieq adalah hoax.

READ  PROJO Arab Saudi Siap Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

“Jadi tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan HRS oleh Polisi Saudi adalah hoax,” kata, Wawan Hari Purwanto.

Dijelaskan Wawan, BIN tidak terlibat penangkapan Rizieq di Saudi. Soal pemasangan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di tembok kediaman Rizieq, BIN juga membantah sebagai pihak yang berbuat demikian.

“Tuduhan pemasangan bendera Tauhid di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke Polisi Saudi,” kata Wawan.

Ini Video Ketua PROJO Arab Saudi Efendi yang viral di media Sosial

News Feed