oleh

PWJ Desak Polisi Bongkar Motif Pembunuhan Dufi

Sebarr.com, Jakarta – Poros Wartawan Jakarta (PWJ) turut berdukacita yang sangat mendalam atas meninggalnya pekerja di stasiun Televisi Muhammadiyah, Abdullah Fithri Setiawan (Dufi) pada hari Minggu 18 November 2018 pukul 06.30 WIB di Kawasan Industri Kembangkuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua PWJ, Tri Wibowo Santoso mengatakan, kematian Dufi meninggalkan duka tidak hanya dari keluarga korban, tetapi juga duka bagi kebebasan dunia pers. Kasus ini menjadi bukti bahwa kekerasan masih menjadi sebuah ancaman bagi pekerja media.

“Misteri kasus pembunuhan Dufi menjadi tugas dari kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan otak pelaku serta motif yang melatarbelakangi kasus ini,” kata Tri dalam keterangannya, Selasa (20/11/2018).

Seperti diketahui, kata Tri, Dufi ditemukan meninggal dunia dan setelah diautopsi Kepolisian. Dari penyelidikan sementara ditemukan beberapa luka terbuka bekas kekerasan terhadap korban.

Oleh karena itu, ia mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menugaskan secara maksimal jajaran kepolisian, yakni mengusut tuntas kasus pembunuhan Dufi, mengungkap dan segera menangkap pelaku dan otak pelaku kasus tersebut.

“Menghukum pelaku dan otak pelaku seberat-beratnya sesuai dengan Undang-Undang yang belaku,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat dan pimpinan di media untuk bersama-sama mengawal penuntasan kasus pembunuhan yang terbilang sadis itu.

“Selain itu juga kami mengimbau kepada seluruh Pimpinan Redaksi media agar terus meng-update pemberitaan kinerja kepolisian dalam penuntasan kasus ini,” pungkasnya.

Facebook Comments