oleh

Presiden Harap Tol Trans Sumatera Bangkitkan Pertumbuhan Ekonomi

Sebarr.com, Lampung – Presiden Joko Widodo lakukan kunjungan kerja di Provinsi Lampung melewati jalan tol Trans Sumatera seksi Bakauheni-Terbanggi Besar untuk meninjau pembangunan infrastruktur itu.

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang tiba di Bandara Radin Inten, Lampung pada Jumat pukul 09.30 WIB segera menuju tempat acara pertama di Kabupaten Lampung Tengah melalui jalan tol tersebut.

Di tengah perjalanan, Presiden mampir sejenak di pos sementara pembangunan jalan tol untuk mendapatkan keterangan progres pembangunan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

“Jadi ini adalah Jalan Tol Bakauheni menuju ke Palembang sepanjang 350km. Dan kita sekarang ini berada di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 148 kilometer,” kata Presiden kepada media.

Untuk seksi Bakauheni-Terbanggi Besar ditargetkan selesai pada Desember 2018.

Sementara itu, tol diharapkan tersambung hingga ke Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada pertengahan 2019.

Presiden menilai pembangunan jalan tol di Trans Sumatera dilakukan dengan baik.

“Persiapan tanahnya tidak hanya pas untuk jalan saja, tetapi juga masih ada sisa yang bisa nanti di pakai untuk ‘utility’ yang lain. Untuk, misalnya, kereta api cepat atau kereta api agak cepat sudah ada persiapan lahannya disitu,” kata Presiden.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo berharap agar pembangunan Tol Trans Sumatera yang sebagian menyambungkan Bakauheuni-Palembang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Jadi kita harapkan dengan terbangunnya tol ini ada daya saing yang lebih baik, dan juga pertumbuhan ekonomi di sekitar jalan,” kata Presiden ditemui di pos pembangunan tol ruas Bakauheuni-Terbanggi Besar, Provinsi Lampung pada Jumat (23/11/2018).

Menurut Presiden, fasilitas jalan bebas hambatan itu nantinya akan terintegrasi dengan sejumlah kawasan ekonomi khusus yang sedang dibangun.

Presiden menambahkan seluruh pembangunan jalan tol Trans Sumatera akan tersambung pada 2024.

Pembangunan jalan tol itu juga dipersiapkan dapat terintegrasi dengan fasilitas infrastruktur transportasi lain, seperti jalur kereta api cepat.

“Ya semua negara kan seperti itu, jadi lebih irit dan lebih efisien,” ujar Presiden.

Selain itu Presiden juga menyampaikan penghitungan terhadap Internal Rate of Return (IRR) dan keuntungan investasi juga dikalkulasi secara matang.

Presiden Jokowi menambahkan pembangunan infrastruktur dipersiapkan untuk menarik minat berinvestasi.

Menurut Kepala Negara, dengan mudahnya mobilitas dan transportasi, baik barang maupun orang, maka diharapkan dapat meningkatkan daya saing bangsa.

Jalan Tol Bakauheni menuju Palembang dibangun sepanjang 350km.

Untuk ruas yang menyambungkan Bakauheni-Terbanggi Besar yaitu sepanjang 148 kilometer dan ditargetkan selesai pada akhir 2018.

Facebook Comments