oleh

Survei Terbaru Denny JA : Jokowi Semakin Unggul dari Prabowo

Sebarr.com, Jakarta – Elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul dalam survei bulan November 2018 yang dirilis lembaga survei LSI Denny JA.

Hasilnya pasangan nomor urut 1 itu terus dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih di atas 20 persen.
Yaitu 53,2 persen berbanding 31,2 persen milik Prabowo atau selisihnya adalah 22 persen dengan 15,6 persen lainnya tidak menjawab.

Meskipun masih unggul 22 persen, suara Jokowi-Ma’ruf Amin mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yaitu 4,5 persen sementara suara Prabowo-Sandiaga mengalami kenaikan 2,6 persen. Dan suara yang tidak menjawab juga naik 1,9 persen.

Peneliti senior LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan dengan selisih suara yang masih 22 persen bisa dikatakan tidak ada perubahan signifikan dari elektabilitas kedua paslon.

READ  PDIP Belum Pasti, Golkar Jaga Jokowi

Menurutnya hal itu terjadi karena kedua kubu terlalu sibuk memainkan perang isu sementara kampanye tentang program visi dan misi masih diabaikan.

“Pembicaraan di media sosial dan media konvensional ternyata dikuasai oleh perang isu yang sensasional saja, namun terbukti tak merubah secara signifikan elektabilitas kedua kubu,” tegas Rully Akbar.

Menurutnya suara militan di masing-masing kubu yang mencapai 20-30 persen membuat elektabilitas keduanya tak bisa digoyang dengan isu yang remeh temeh.

Oleh karena itu Rully berpendapat sudah waktunya kedua belah paslon untuk menyampaikan visi dan misi melalui program-program konkret untuk merebut suara paslon lawan maupun swing-voters.

“Kalau sudah masuk ranah program maka masyarakat bisa melihat diferensiasi antara kedua paslon, Jokowi diuntungkan karena sedang menjabat sebagai presiden sehingga bisa menunjukkan prestasinya,” ujar Rully.

READ  Jokowi: Penembakan di Papua Tak Membuat Kami Takut, Pembangunan Justru Makin Membara

“Kemudian Prabowo bisa mencari alternatif lain dari kebijakan-kebijakan yang sudah ditelurkan Jokowi dan yang lebih menarik serta dirasa masyarakat tepat untuk memecahkan suatu persoalan,” pungkasnya.

News Feed