oleh

Tsunami Selat Sunda: Upaya Penanganan BNPB dan Kondisi Terkini

-Headline-2.334 views

Sebarr.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyerahkan bantuan berupa DSP Rp 500 juta, 414 paket Makanan siap saji, 1.098 paket Lauk pauk, 512 paket Makanan tambahan gizi, 100 kantong mayat, 10 set tenda pengungsi, 3 set tenda RSL, unit AC, 10 unit Genset.

Hal itu dipastikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, Jumát (28/12/2018).

BMKG juga telah memasang 6 alat sensor di sekeliling Gunung Anak Krakatau yang mampu mendeteksi getaran hingga M3,4. Tak hanya itu, 99,1% layanan telekomunikasi sudah pulih di wilayah yang terdampak tsunami selat sunda.

“9 pos puskesmas telah didirikan oleh kemenkes di Kab. Pandeglang dan 1 di Kab, Serang. RSU Berkah Pandeglang dan RSUD Drajad Prawiranegara Serang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan korban tsunami.”

READ  Turut Berduka, Herman 'Seventeen' Ternyata Caleg DPR RI dari PKB

“95% listrik sudah pulih di wilayah yang terkena tsunami pasca bencana,” ujar Sutopo.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengestimasi kerugian akibat tsunami mencapai Rp. 180 miliar rupiah. Butuh 2 bulan untuk memulihkan kembali tempat wisata yang hancur.

“Pertamina menyiagakan 425 pangkalan gas elpiji 3kg di Pandeglang, Banten untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar.”

BNPB menyatakan 1.600 orang di Pulau Sebesi telah dievakuasi di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Sementara, 9 jalur penerbangan yang terdiri dari 6 penerbangan internasional dan 3 penerbangan domestik dialihkan untuk menghindari letusan Gunung Anak Krakatau.

News Feed