oleh

Sarundajang Desak Olly Dondokambey Selesaikan Dana Bantuan Bencana

Sebarr.com, Jakarta – Sinyo Harry Sarundajang meminta Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey selesaikan dana bantuan bencana.

Meski sudah tak menjabat sebagai Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang yang akrab dengan sebutan SHS ini, mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat melalui sambungan telpon.

“Banyak yang telpon saya terutama mereka yang tertimpa bencana besar 15 Januari 2014 lalu. Saya berkewajiban mengejar itu. Saya imbau kepada teman-teman kolega saya agar menyelesaikan bantuan kepada para korban karena saya yang siapkan lahan ketika masih menjabat,” ujar Sarundajang kepada wartawan di rumah kediaman di Winangun, belum lama ini.

Duta Besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Republik Palau ini, dikenal memiliki sikap peduli yang tinggi kepada masyarakat terlebih kepada para korban bencana alam.

Untuk itu, SHS mendesak pemerintah provinsi Sulawesi Utara dan pemerintah kota Manado segera menyelesaikan permasalahan anggaran bagi korban banjir 15 Januari 2014 lalu.

President Director & CEO Beritasatu Media Holdings ini juga menjelaskan, mempertanyakan anggaran bantuan bencana merupakan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Karna yang dikucurkan adalah uang rakyat.

“Saya tidak menuduh, mungkin mereka tidak ingin mendengarnya tapi saya hanya katakan ini uang rakyat. Saya imbau pak Gubernur (Olly Dondokambey) membantu selesaikan karena menyangkut nama baik Sulawesi Utara,” tandas SHS.

Selanjutnya SHS berharap, masyarakat Sulut mendoakan sekaligus membantu Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw agar dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

“Harapan saya kita saling membantu. Kita doakan gubernur, wakil gubernur dan semua staf mendapatkan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepala daerah berkewajiban menyejahterakan masyarakat memiliki daya saing ampuh,” jelas Sarundajang.

Untuk diketahui, korban banjir besar yang melanda kota Manado pada 15 Januari 2014 mendapat bantuan ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat yang disalurkan ke kas daerah Pemkot Manado.

Pencairan pertama pada 27 Desember 2015 sebesar Rp.213.304.000.000 ke kas daerah di Bank Sulut.

Selanjutnya pada 2017 anggaran BNPB disalurkan ke BPBD Kota Manado sebesar Rp.116.313.400.000.

Anggaran tersebut diberikan untuk total 3018 rumah yang dibangun di atas lahan yang disiapkan Pemprov Sulut di Kelurahan Pandu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Belakangan anggaran ratusan miliar rupiah tersebut diduga dikorupsi oleh pihak-pihak tertentu dan saat ini sementara ditangani aparat hukum.

Facebook Comments