oleh

Perempuan Simpanan Irjen Bambang Sempat Ancam Lapor ke KPK

Sebarr.com, Jakarta – Terdakwa pemerasan dan pencemaran nama baik Irjen Bambang, Sisca Dewi sempat mengancam melaporkan suami sirinya itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ancaman tersebut langsung dilancarkan perempuan simpanan Irjen Bambang secara lisan pada Maret 2017.

“Karena ancaman tersebut saksi menjadi takut,” kata jaksa Lasmaria Siregar dalam sidang dengan agenda replik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 3 Januari 2019.

Adapun ancaman tersebut berbunyi, “Dad, saya tidak merasa nyaman dan aman tinggal di Pinguin. Dad juga jarang menemani saya. Apalagi rumah pernah dimasuki orang dengan menggunakan kolor di malam hari. Dad harus memberikan rumah buat kita yang membuat saya aman. Jika Dad tidak mau membelikan rumah yang membuat saya aman dan nyaman, saya akan memberitahukan hubungan kita kepada pimpinan di kepolisian, saya juga akan mengupload/memasukkan semua foto/gambar kita berdua ke dalam akun medsos milik saya dan membuat video klip lagu dengan gambar kita berdua dan saya akan melaporkan Dad ke KPK.”

Lasmaria menuturkan ancaman tersebut dilontarkan terdakwa karena ingin membeli rumah baru di kawasan Jalan Lamandau. Rumah tersebut dibandrol seharga Rp 25 miliar.

Bambang pun menyanggupi membeli rumah itu, lalu mengambil uang dari pengusaha bernama Ir. Marwal Rasjid untuk membelinya. Sebelum menyerahkan uang tersebut, Bambang sempat menceritakan ancaman Sisca kepada istrinya, Baiq Furi Fauziah.

Bambang dan Baiq pun sepakat untuk memenuhi pembelian rumah tersebut agar terdakwa tidak mengganggu dan mengancam Bambang dan keluarganya lagi. Bambang pun akhirnya memberikan uang kepada terdakwa sebesar Rp25 miliar.

“Uang yang diterima oleh Terdakwa tersebut selanjutnya dibelikan rumah yang terletak di Jalan Lamandau,” ucapnya.

Lasmaria menjelaskan fakta pemerasan tersebut diketahui dari rekan Sisca yang bernama Zulkifli.

Tak puas hanya mendapatkan rumah, Sisca berupaya menjebloskan suami sirinya ke polisi. Niat itu disampaikan Sisca Dewi kepada Zulkifli.

Jaksa menukil ancaman Sisca Dewi kepada Bambang dari pledoi penasehat hukum halaman 20. Adapun bunyi pledoi tersebut, “Bahwa salah satu ancaman terdakwa adalah bahwa orang ini (Pak Bambang) harus kita sekolahkan atau penjarakan. Caranya yakni dengan mengirim pelaporan ke KPK, dan terdakwa mencari orang yang mau melaporkan tetapi tidak ada.”

Facebook Comments

News Feed