oleh

Menag: Perdebatan di Dunia Maya Kerap Memperuncing Perbedaan

Sebarr.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak masyarakat bermunajat menjelang Pemilu 2019. Umat Islam yang mayoritas di Indonesia diharapkan Lukman tidak mempengaruhi atau terpengaruh isu yang menimbulkan perpecahan di tahun politik ini.

“Bagaimanapun, persatuan dan persaudaraan antarwarga bangsa di atas segalanya,” demikian pesan Lukman yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Nurcholis Setiawan dalam acara Munajat dan Doa Bersama yang digelar Padepokan Dakwan Sunan Kalijaga (Padasuka) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (20/1/2019).

Lukman menyebut media sosial kerap menjadi referensi publik dalam melihat perkembangan politik. Media sosial pula disebut Lukman membentuk persepsi politik yang kerap menimbulkan perdebatan yang tidak sehat.

“Perdebatan di dunia maya kerap memperuncing perbedaan, bahkan tidak sedikit yang terjerembab pada titik persekongkolan atau bahkan permusuhan. Kondisi yang sedemikian mengkhawatirkan ini tentu harus dinetralisir dan dihentikan,” lanjut Nurcholis membaca pesan Lukman.

“Acara munajat ini sangat penting terlebih pada tahun politik saat ini. Tahun di mana kontestasi kekuasaan legislatif dan eksekutif akan dihelat untuk pertama kalinya di negeri ini,” imbuhnya.

Lukman pun meminta masyarakat terutama umat Islam untuk merekatkan persaudaraan. Dia berharap tidak ada lagi saling hina dalam menghadapi pesta demokrasi.

“Mari kita doakan agar persaudaraan, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariyah kita tetap dijaga. Mari kita berdoa agar bangsa ini tidak terjebak dalam permusuhan, saling caci maki jelang pesta demokrasi pada bulan April 2019 mendatang,” tuturnya.

Facebook Comments