oleh

SBY Dukung Prabowo, Pendiri Partai Demokrat ke Jokowi

Sebarr.com, Jakarta – Pada pilpres 2019, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Namun, beberapa ketua DPD partai demokrat memilih sikap yang berbeda dengan keputusan yang diambil SBY. Seperti Ketua DPD Papua Lukas Enembe dan mantan Gubernur Jatim Pakdhe Karwo yang memilih untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Melihat kondisi tersebut, Hencky Luntungan yang tercatat dalam akte pendiri Partai Demokrat nomor urut 45 ini menilai, sosok SBY sudah kehilangan magnit dan layak untuk diganti.

“Ya, SBY sudah kehilangan magnit dan layak diganti,” kata Hencky saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).

Karena, Kata Hencky, sejak kongres 1 hingga kongres di Surabaya sudah terlihat ada perpecahan.

“Karena SBY telah melupakan para pendiri yang telah menghantarkannya menjadi presiden di tahun 2004,” kata Hencky.

Selanjutnya, SBY telah melakukan kebohongan kepada publik dan kader partai demokrat dengan mengklaim dirinya sebagai Pendiri Partai Demokrat.

“Mana ada nama SBY di akte pendiri partai. Itu Bohong,” tegasnya.

Selanjutnya, Hencky Luntungan mengatakan, bukan hanya beberapa ketua DPD PD yang berbeda sikap dengan SBY.

“Sebagian besar pendiri PD juga sudah mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Saya dan Subur Budhisantoso sudah tergabung dalam Cakra 19 untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” bebernya.

Selanjutnya, Hencky menganjurkan SBY segera mungundur diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Saran saya ketika perolehan suara PD anjlok di 2019 mendatang, segera SBY dan kroninya mundur dan lakukanlah Munaslub dengan alasan usia, atau kesehatan dll. Sekaligus menyerahkan kembali PD kepada pendirinya,” Demikian Hancky Luntungan.

 

Facebook Comments