oleh

Rian Ernest: Sulit Bagi Caleg Dari Parpol Baru Melenggang ke Senayan

Sebarr.com, Jakarta – Politisi PSI, Rian Ernest, mengaku sulit untuk memenangkan pemilihan legislatif di daerah pemilihan DKI Jakarta I.

“Harus lebih banyak bangun awareness dan memang tidak mudah karena posisi saya harus mengangkat diri sendiri sebagai caleg pendatang baru dan PSI sebagai partai baru,” kata Rian saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Meski demikian, Rian optimistis popularitas dan elektabilitasnya akan meningkat di Pileg 2019 nanti. Terlebih lagi, relawan dan simpatisannya terus bekerja keras untuk memenangkannya.

“Kerja keras mereka (relawan) membuat saya, yang baru dua tahun di politik, kini menempel para politisi incumbent serta yang sudah punya nama besar di politik, seperti Asril Tanjung, Wanda Hamidah, dan Mardani Ali Sera. Masih ada waktu dua bulan lagi. Saya optimis bisa masuk parlemen dan membuat disrupsi agar proses pengambilan kebijakan dan kerja di DPR menjadi transparan,” ujarnya.

Lembaga survei Charta Politika merilis hasil surveinya tentang tingkat pengenalan dan elektabilitas calon anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta I. Hasilnya, Imam Nahrawi menjadi caleg yang paling banyak dikenal dan punya elektabilitas tertinggi, sedangkan Rian tak masuk 10 besar. Di dapil ini para caleg akan bersaing berebut 6 kursi di parlemen.

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.

Berikut ini 10 besar elektabilitas calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta I:

Imam Nahrawi 15,1 persen
Habiburokhman 6,8 persen
Eko Hendro Purnomo 3,8 persen
Putra Nababan 3,6 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 3,5 persen
M Yusuf Mujenih 3,5 persen
Chica Koeswoyo 3,3 persen
Wanda Hamidah 2,3 persen
Mardani Ali Sera 2,1 persen
Asril Hamzah Tanjung 2,0 persen

Facebook Comments

News Feed