oleh

5.000 Relawan di Solo Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Solo

Sebarr.com, Solo – 5.000 relawan bakal menggelar konsolidasi internal di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (28/2/2018). Konsolidasi yang dilakukan relawan dari Front Pembela Rakyat (FPR) itu sekaligus sebagai pernyataan dukungan resmi kepada paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

“Kegiatan konsolidasi ini akan diselenggarakan pada pukul 11.00 sampai selesai. Kami akan melakukan konsolidasi dengan 5.000 relawan, mewakili 3,2 juta relawan yang tersebar di 60.000 desa yang ada di Indonesia. Salah satu agenda penting kami adalah menyatakan dukungan secara resmi kepada Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin sebagai capres dan sebagai cawapres periode 2019-2024,” ujar Pimpinan Tertinggi FPR, Nugroho Prasetyo melalui pesan singkatnya, Kamis (21/2/2019).

Deklarasi tersebut mengundang Presiden Jokowi; K.H. Ma’ruf Amin; Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan; Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko; Ketua TPN (Tim Pemenangan Nasional) Jokowi-Amin, Erick Thohir; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Pangdam V Diponegoro, Mayjen TNI M Effendy; Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono; dan Walikota Solo, F.X Hadi Rudyatmo.

“Visi dan misi kami di FPR adalah ingin menjadi organisasi masyarakat yang berdiri di atas semua golongan. Kami ingin berjuang membela kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Kami ingin memperjuangkan tegaknya Pancasila, tegaknya NKRI dan demokrasi, tegaknya persatuan dan kesatuan, terpeliharanya toleransi umat beragama, tegaknya keadilan, terwujudnya kesejahteraan dan terwujudnya kemakmuran rakyat,” ujar Nugroho.

Semula, pernyataan dukungan resmi untuk Jokowi dan Ma’ruf Amin ini ingin dilaksanakan oleh Partai Rakyat, partai politik yang juga dipimpin oleh Nugroho Prasetyo, pada 12 Februari 2019, yang juga diselenggarakan di kota Solo. Nugroho pada waktu itu menyatakan akan menghadirkan 20 ribu pendukung Partai Rakyat dan akan dihadiri Jokowi, Ma’ruf Amin dan sejumlah menteri.

“Namun ternyata tidak ada kecocokan waktu dengan Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf Amin. Kami juga akhirnya memilih untuk konsolidasi FPR daripada Partai Rakyat karena untuk konteks saat ini, FPR yang harus kami prioritaskan untuk dikonsolidasikan. Secara kebetulan juga hampir 100% anggota FPR mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” tandas Nugroho.

FPR sendiri merupakan organisasi sayap Partai Rakyat yang didirikan Nugroho Prasetyo dan sejumlah tokoh pada tahun 2017. Tapi Nugroho mengatakan, Visi-misi FPR dan Partai Rakyat berbeda.

Facebook Comments

News Feed