oleh

TKN: Kalau Riziq Tak Bersalah Silahkan Pulang, Gak Perlu Dijemput Prabowo

Sebarr.com, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mengatakan, Rizieq Syihab bisa pulang ke Indonesia jika tak mempunyai kesalahan, sehingga capres nomor urut 02, Prabowo Subianto tak perlu repot untuk menjemput dengan pesawat pribadi.

“Habib Rizieq boleh pulang kok, tidak ada yang melarang pulang. Kalau memang beliau itu tidak bersalah mestinya ya pulang saja, pengadilan kita kalau misalnya ada urusan pengadilan, terbuka. Jadi nggak perlu khawatir,” ujar Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding, Kamis (28/2/2019).

Karding mengatakan Prabowo sengaja menjual soal Rizieq dalam gelaran pilpres ini. Upaya itu, menurut Karding, dilakukan untuk memelihara suara dari para pendukung Rizieq.

“Kan memang yang bisa dijual hari ini isu soal itu aja, soal Habib Rizieq, sentimen-sentimen soal Habib Rizieq sebagai simbol sebagian pendukung Habib Rizieq saja yang dia kelola agar tetap mendukung dia,” ujar dia.

Namun, lanjut Karding, upaya tersebut tak akan menambah suara Prabowo secara signifikan. Sebab, kata dia, suara pendukung Rizieq memang merupakan basis suara Prabowo.

“Ya itu tidak akan menambah suara, karena kita sudah tahu yang ikut Habib Rizieq ikut Pak Prabowo selama ini. Itu-itu aja, nggak akan nambah apapun,” tuturnya.

Janji Prabowo untuk menjemput Habib Rizieq Syihab itu disampaikannya saat berkunjung dan bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba’ul Ulum Raden Kiai Haji Mohammad Tohir Zain beserta para ulama, santri dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba’ul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019). Prabowo akan mengirim pesawatnya sendiri.

Prabowo menyebut janji memulangkan Habib Rizieq sesuai dengan perkataannya di Ijtimak Ulama II. Dia mengaku berkomitmen untuk membela dan membebaskan para tokoh masyarakat yang dipenjara dan dizalimi oleh pihak tertentu.

“Dalam Ijtimak yang kedua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Syihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dizalimi,” tegas Prabowo dalam keterangan tertulis Prabowo-Sandi Media Center, Rabu (27/2/2019).

Facebook Comments