oleh

Budi Arie Setiadi: Kepemimpinan Indonesia Memerlukan Visi yang Jauh ke Depan dan Kebijaksanaan Menyeluruh

Sebarr.com, Jakarta – Cawapres nomor urut satu KH. Ma’ruf Amin dinilai lebih menguasai topik dalam debat cawapres 2019 pada, Minggu (17/3) di Hotel Sultan, Jakarta Selatan.

Ketua Umum PROJO, Budi Arie mencatat tujuh program Jokowi-Ma’ruf yang disampaikan KH Ma’ruf Amin dalam debat ketiga pilpres lebih berjejak dan visioner.

Berikut Catatan Budi Arie Setiadi di Debat Ketiga Pilpres 2019 yang diterima redaksi.

Kepemimpinan Indonesia Memerlukan Visi yang Jauh ke Depan dan Kebijaksanaan Menyeluruh

Oleh : Budi Arie Setiadi

1. Umur dan pengalaman memang tidak bisa di tukar apalagi di rekayasa. Intisari dari pengalaman adalah wisdom ( kebijaksanaan). Kiai Ma’ruf jelas lebih unggul dalam pengalaman, pemahaman masalah dan solusi yang visioner ( Bersama Pak Jokowi tentunya) untuk mengambil langkah- langkah perubahan bagi bangsa besar seperti Indonesia.

2).SDM dan Ketenagakerjaan jelas merupakan problem mendasar sebuah bangsa. Tidak ada bangsa maju dibelahan dunia manapun yang tidak bertumpu pada kualitas SDM dan penguasaan IPTEK. Hanya bangsa yang serius menata SDM nya yang akan survive dan bersaing. Pembangunan dan kemajuan harus diabadikan seluruhnya bagi kepentingan manusia dan kemanusiaan itu sendiri. Membangun SDM berarti membangun masa depan. Dunia dimasa depan akan diwarnai Kerjasama, Sinergi dan Kolaborasi. Disitulah titik pangkal peningkatan SDM Indonesia.

3) Tawaran Pasangan Capres nomer 01 jelas lebih menyentuh akar masalah, terukur dan lebih mungkin serta realistis untuk dieksekusi. KH Ma’ ruf Amin menyampaikan dengan jauh lebih berjejak dan visioner. Kematangan KH Ma’ruf ditempa oleh pengalaman, kearifan dan kebijaksanaannya. Memimpin bangsa sebesar Indonesia memang memerlukan fondasi itu.

4). Dalam isu Kebudayaan pun KH Ma’ruf Amin lebih visioner. Membangun kebudayaan adalah membangun peradaban yang akan diwariskan turun temurun. Sebuah kerja besar yang harus diletakkan dengan dasar dan pijakan yang tepat untuk melompat ke masa depan. Perubahan dan revolusi digital dimaknai oleh KH Ma’ruf Amin dengan tetap berlandaskan nilai- nilai Islami dan juga nilai- nilai adiluhung budaya bangsa. Indonesia maju , bertumbuh dan berkembang tanpa meninggalkan akar nya.

5) Isu kesehatan dan keadilan sosial tidak boleh direduksi hanya oleh istilah kartu- kartu. Apalagi Pilihan antara kartu- kartu dan hanya satu kartu. Sebab itu sebuah hanya alat. Dunia dan kemajuan teknologi di masa depan mungkin akan menyatukan itu semua dalam SATU sentuhan jari. Tapi yang pasti aspek distribusi dan keadilan sosial sangat di address ( disebut disertai dengan contoh) dengan terang , terukur dan bisa di pertanggung jawabkan.

6. Isu kesehatan dari mulai Stunting , Angka Kematian Ibu Saat Melahirkan , Angka Kematian Bayi dan Balita sudah dalam tren yang menurun dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu program kesehatan sangat serius sebagai bagian penting dari program peningkatan SDM.

7. Rakyat makin cerdas dalam menilai bahwa apa yang di tawarkan oleh Capres Pasangan Nomor urut 01 bukan hanya realistis tapi juga menjanjikan terobosan dan kadang “Out of The Box” untuk menjawab dinamika dan problema masalah bangsa dan masyarakat Indonesia yang begitu kompleks, rumit dan besar.

Penulis adalah Ketua Umum PROJO

Facebook Comments