oleh

TKN: Prabowo Tidak Akan Bisa Mengejar Selisih Elektabilitas 11,8%

Sebarr.com, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai, capres 02 Prabowo Subianto tidak akan bisa mengejar selisih elektabilitas 11,8 persen, sebagaimana hasil survei Litbang Kompas.

“Selisih 11,8% dalam hitungan statistik merupakan angka yang signifikan. Memerlukan effort dan upaya yang luar biasa untuk dapat mengejar selisih itu. Untuk menaikkan 1% saja, jika mengacu pada tren survei Kompas, memerlukan waktu 1 bulan,” tutur juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Hal senada juga disampaikan Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni. Ia meyakini Jokowi bisa memenangi pilpres.

“Hasil survei Litbang Kompas memang yang menunjukkan selisih antara 01 dan 02 yang paling tipis. SMRC akhir pekan lalu menunjukkan selisih yang sangat besar, sekitar 25%. Namun demikian, selisih sekitar 13% dengan margin of error sekitar 3% merupakan selisih yang sangat sulit dikejar Pak Prabowo. Kami sangat optimis menang, tinggal menentukan seberapa tebal kemenangan kami,” kata Toni.

Pengambilan data survei Litbang Kompas yang terbaru dilakukan pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Survei ini dipublikasikan pada Rabu (20/3). Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 49,2% dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 37,4%. Sementara itu, ada 13,4% responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.

Facebook Comments

News Feed