oleh

Mahathir Kutuk Keras Serangan Udara Israel di Jalur Gaza

Sebarr.com, Kuala Lumpur – Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad mengutuk keras serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza.

“Metode Israel adalah ini. Mereka meneror lebih dari siapapun,” tegas Mahathir kepada para wartawan dalam acara Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition seperti dilansir media Anadolu Agency, Kamis (28/3/2019).

Mahathir menegaskan, serangan-serangan seperti itu harus diprotes. “Kita percaya bahwa kekerasan tak akan menyelesaikan masalah-masalah di wilayah tersebut,” kata pemimpin negeri Jiran itu.

Israel melancarkan serangkaian serangan udara di wilayah Jalur Gaza pada Senin (25/3) lalu menyusul roket-roket yang ditembakkan dari Gaza. Tujuh warga Israel terluka, termasuk anak-anak, akibat serangan roket yang mendarat di sebelah utara Tel Aviv itu.

Israel mengatakan ada 30 roket yang ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza. Hampir semua roket jatuh atau mendarat di area terbuka. Sebagai balasan, militer Israel menyerang berbagai sasaran di seluruh Jalur Gaza, termasuk kantor pimpinan Hamas yang bersembunyi.

Israel juga mengirim lebih banyak pasukan ke perbatasannya dengan Jalur Gaza. Gerilyawan Hamas dan Jihad Islam kembali menembakkan beberapa roket ke Israel selatan sebagai jawaban atas serangan itu. Sebelumnya pihak Hamas menyatakan sudah ada kesepakatan gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel tidak akan mentolerir serangan-serangan roket tersebut. “Kami akan melakukan apapun yang harus kami lakukan untuk membela rakyat dan mempertahankan negara kami,” tandas Netanyahu.

Facebook Comments