oleh

Menkominfo: Hati-hati, Serangan Hoaks Meningkat Jelang Pemilu

-Nasional-58 views

Sebarr.com, Jakarta – Serangan hoaks jepang pemilu 2019 terus meningkat sejak bulan Agustus hingga bulan Maret lalu.

Hal tersebut diungkapkan , Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin, (1/4/2019).

Berita bohong ini kebanyakan juga mengenai pemilu. Kementerian Kominfo bersiap menangani masalah hoaks tersebut.

“Dan kami sampaikan kepada publik hati-hati dengan hoaks. Kepada siapa pun, kepada peserta pemilu. Hoaks menyerang satu pihak dan menyerang pihak lain,” kata Rudiantara.

Menurut laporan Kementerian Kominfo, terdapat 453 hoaks selama Maret 2019. Hampir sepertiganya merupakan hoaks politik.

Rudiantara mengingatkan bahwa berita bohong merupakan musuh bersama. Tak melihat siapa ataupun tempatnya.

Dia juga mengatakan pihaknya siap untuk mengklarifikasi setiap hoaks. Asalkan ada kerja sama baik dengan para peserta Pemilu.

Mengenai kelanjutan pertemuan dengan sejumlah platform terkait aturan buzzer saat masa tenang, Rudiantara mengaku belum mengetahuinya.

Namun dia menjelaskan buzzer diperbolehkan, asal akunnya tercatat di KPU.

“Misalkan saya akun resmi dari tim kampanye Pilpres. Saya akun resmi dari caleg (calon legislatif) yang ikut Pemilu, itu boleh. Dalam artian boleh dia memviralkan, tapi isinya apa, itu satu hal yang lain,” ujar dia.

Meski begitu, menurut Rudiantara, buzzer yang resmi biasanya tak berbuat macam-macam. Alasannya karena mereka takut melanggar aturan soal Pemilu. “Kadang-kadang yang paling banyak bukan resmi,” kata dia. (vn)

Facebook Comments