oleh

Mantan Kasal: Pernyataan Prabowo Sangat Dangkal!

Sebarr.com, Jakarta – Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana (Purn) Bernand Kent Sondakh angkat bicara terkait pernyataan calon presiden nomor urut dua Prabowo dalam debat pilpres putaran keempat soal TNI lemah.

Menurut perwira TNI yang biasa dipanggil Laksamana Kent ini, pernyataan Prabowo Subianto soal TNI lemah sangat dangkal, dan akan melemahkan kekuatan TNI itu sendiri. Dirinya mengaku tau betul kekuatan TNI, baik darat, laut maupun udara.

“Pernyataan sangat dangkal, sangat melemahkan kekuatan TNI kita. Saya mantan Kasal 2005, jadi tau kekuatan TNI,” kata Laksamana Kent kepada wartawan di kediamannnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (10/4).

Menurut Laksamana Kent, anggaran TNI sebesar Rp 80 triliun ini sangat besar untuk menguatkan TNI, baik strategi maupun kemampuan alusista. Kekuatan TNI juga sudah teruji dengan keberhasilan mereka meredam gerakan-gerakan makar di bangsa ini, serta masuk dalam anggota keamanan PBB.

“Rp 700 miliar di masa lalu aja mampu membangun kekuatan dengan anggaran itu, sementara Rp 80 triliun saat ini, siapa bilang anggaran TNI kecil, ini baru untuk alusista. Soal militansi, TNI nomor satu dan sudah teruji dari perang ke perang, meredam gerakan makar dan semua ini sudah teruji,” jelasnya.

“Orang mau menyerang ke sini sudah takut, ekonomi, SDM baik membuat orang lain takut serang kita,” sambungnya.

Buat Laksamana Kent, saat ini negara-negara luar tidak lagi menggunakan perang langsung, tapi mereka lebih menggunakan perang asismetrik. “Kita harus hentikan perang asimetrik kepada kita, misalkan perang cyber, harus dihentikan,” harapnya.

“Kalau orang bilang kita lemah di wilayah internasional, tidak gampang orang menjadi anggota PBB, sementara Indonesia ini diterima. Artinya kita bukan negara rapuh, dia lihat kemampuan kita melakukan diplomasi, melihat kita mampu menjadi wasit atau anggota keamanan,” tegasnya.

Facebook Comments

News Feed