oleh

Kampanye di Bogor, Jokowi: Bahaya Kalau Beripikir Tak Logis dan Tak Nalar

-Politik-71 views

Sebarr.com, Bogor – Calon presiden petahan Jokowi menggelar kampanye terbuka di kawasan Sentul, Bogor Jumat (12/4/2019).

Seperti biasa, Jokowi mengatakan selama 4,5 tahun memimpin dia selalu dihujat. Saat menjelang pemilihan mulai beredar lagi, yang menyebut Jokowi itu PKI.

“Dari survei 9 juta orang percaya isu itu,” ujar Jokowi di hadapan puluhan ribu massa di Bogor.

Seperti yang sudah sering disebut kan pula, Jokowi menjelaskan bahwa PKI itu dibubarkan saat Jokowi masih berusia 4 tahun.

Jadi menurutnya itu tidak masuk akal. Jokowi pun minta kepada seluruh relawan nya untuk menjelaskan hal itu kepada masyarakat yang belum paham.

“Pakai rasionalitas, jangan sampai 9 juta tambah jadi 15 juta, bahaya kalau diajak berpikir tidak logis dan tak nalar,” tegas Jokowi.

Tidak hanya soal PKI, Jokowi menambah akhir-akhir ini Pasangan Calon Nomor 01 juga serang dengan isu yang disebar di media sosial dan kampung-kampung.

Seperti isu agama, pendidik agama akan dihapus, kemudian perkawinan sejenis dibolehkan, dan ada lagi adzan bakal dilarang.

Menurut Jokowi semua isu itu sudah tidak karuan dan secara logika tidak bisa diterima. Terlebih lagi calon wakil presiden Makruf Amin adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia, yang sudah jelas melarang hal-hal seperti yang diisikan itu.

“Siapapun, presidennya nggak mungkin lakukan 3 hal itu tadi,” tegas Jokowi.

Karena alasan itu, Jokowi minta kepada seluruh relawan untuk meluruskan isu-isu tersebut. Dalam waktu 5 hari ke depan jangan sampai masyarakat goyah, gara2 kabar fitnah, bohong, hoax, hasutan. Kalau mulai goyah, harus diberitahu.

Facebook Comments