oleh

TKN Laporkan Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana

Sebarr.com, Jakarta – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur, Yaza Azzahara Ulyana, resmi dilaporkan Tim Kampanye Nasional (TKN) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jumat (12/4/2019).

Dalam laporanya, TKN menduga terlapor melanggar Pasal 6 ayat 2 huruf a dan Pasal 8 huruf c dan d Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017.

“Di mana penyelenggara pemilu itu seharusnya mandiri, punya prinsip, dan menolak campur tangan pengaruh siapa pun, dan tidak mengeluarkan pendapat atau pernyataan partisan atas isu yang sedang terjadi,” Direktur Advokasi dan Hukum TKN Ade Irfan Pulungan di kantor DKPP, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).

Pelapor membawa sejumlah bukti dalam laporannya, seperti video wawancara Yaza dengan salah satu TV swasta dan beberapa berita online.

Yaza dilaporkan atas dugaan melanggar etik sebagai penyelenggara pemilu. Menurut TKN, pelanggaran itu karena yang bersangkutan telah memberikan keterangan ke media terkait kasus surat suara pemilu tercoblos di Malaysia sebelum hasil investigasi KPU dan Bawaslu terkait kasus ini selesai.

“Pernyataan Yaza ini yang telah diwawancarai kami menanggap memunculkan kegaduhan,” kata dia.

“Seharusnya posisi dia sebagai penyelenggara pemilu apalagi Ketua Panwaslu, seharusnya terlebih dahulu melakukan investigasi terhadap persoalan atau peristiwa yang ada,” lanjut dia.

Menurut Irfan, Yaza seharusnya tak terburu-buru menyatakan kasus surat suara pemilu tercoblos di Malaysia adalah sebuah kesalahan dan kesengajaan. Sebab, belum ada keterangan resmi dari Bawaslu maupun KPU terkait hal ini.

Irfan menyesalkan sikap Yaza dan menilai yang bersangkutan telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan.

Facebook Comments

News Feed