oleh

Sih Elsiwi Handayani Oratmangun: Kartini Tak Pernah Mati, Semangatnya Abadi Dalam Darah Perempuan Bumi Pertiwi

Sebarr.com, Beijing – Raden Ajeng Kartini, merupakan salah seorang tokoh perempuan Indonesia yang gigih memperjuangkan kemerdekaan hak perempuan untuk maju dan memperoleh kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki. “Habis Gelap, Terbitlah Terang” merupakan karya R.A Kartini yang paling terkenal dan menggugah semangat juang kaum perempuan Indonesia dari masa ke masa.

KBRI Beijing belum lama ini memperingati Hari Kartini dan dihadiri oleh segenap tokoh masyarakat Indonesia di Beijing antara lain para pelajar, ekspatriat, pengusaha dan diaspora Indonesia.

Menurut Duta Besar Djauhari Oratmangun, sangatlah relevan bila Hari Kartini dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia di manapun berada.

“Perayaan Hari Kartini merupakan salah satu wujud apresiasi atas perjuangan dan dedikasi terhadap sosok R.A Kartini bagi kemajuan kaum Perempuan. Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, yang pada hakekatnya ditujukan kepada seluruh kaum perempuan di Indonesia” ungkap Dubes Djauhari dalam keterangan pers yang diterima Redaksi, Minggu (5/5/2019) malam.

Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Beijing, Ibu Sih Elsiwi Handayani Oratmangun, mengatakan, Peringatan Hari Kartini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali pengakuan dan penghormatan terhadap harkat, martabat, dan peranan kaum perempuan. Termasuk pengakuan dan penghargaan terhadap jasa-jasa kaum perempuan secara menyeluruh, sebagai ibu, istri, warga negara dan pejuang.

“Momentum peringatan Hari Kartini tidak hanya dapat membangkitkan semangat kaum perempuan Indonesia dalam mendukung pembangunan, tetapi juga menyadarkan berbagai lapisan masyarakat akan hak kebebasan dan demokrasi perempuan Indonesia, demi masa depan bangsa yang lebih baik. Perempuan memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa dalam membentuk karakter bangsa. Perempuan-perempuan Indonesia masa kini, tidak hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga, namun juga ikut serta memberi warna kehidupan masyarakat dengan berbagai kegiatan-kegiatan pembangunan nasional, termasuk bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan politik,” ucap Sih Elsiwi dalam pesan dan kesannya di acara tersebut.

“Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengekspresikan apresiasi pada saat memperingati Hari Kartini di masa sekarang, Maju Terus Perempuan Indonesia. “Habis gelap terbitlah terang, habis terang perjuangan belumlah usai. Sampai putaran bumi berhenti, Kartini tidak mati. Semangatnya abadi dalam darah perempuan bumi pertiwi,” tegas Sih Elsiwi yang akrab dengan sapaan Bu Wiwiek.

Sebagai informasi, Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan KBRI Beijing melalui sarasehan bersama masyarakat Indonesia dengan kegiatan yang berisi penampilan seni tari, pembacaan puisi, dialog dengan perwakilan masyarakat Indonesia terkait makna peringatan Hari Kartini dalam kehidupan masyarakat serta menyanyikan bersama lagu Ibu Kita Kartini dan lagu nasional lainnya. Hidangan khas yang menjadi favorit Ibu Kartini yaitu Sup Pangsit Jepara diracik khusus oleh Ibu Wiwik Oratmangun untuk disajikan kepada para tamu yang hadir. Di akhir acara juga diadakan kuis berhadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan seputar R.A. Kartini.

(marina)

Facebook Comments