oleh

Merasa di Curangi, PDIP Tuding Komisioner KPU Untungkan PKS

Sebarr.com, Bekasi – Kader PDIP Munan Supriyanto menilai, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi tidak netral dan berpihak ke salah satu caleg asal PKS.

Menurutnya, penggelembungan suara yang didapat oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Bekasi terkait Rekapitulasi DPR RI untuk wilayah Kecamatan Babelan, Tambun Selatan, Cibitung dan Kecamatan Cikarang Barat, dilakukan secara struktur dan sistematis.

“Secara serentak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Babelan, Tambun Selatan, Cibitung dan Kecamatan Cikarang Barat dibela habis-habisan oleh Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, untuk tidak membuka kotak suara dan disaat rekapitulasi di Kecamatan atau PPK, tidak menggunakannya C1-Hologram,” kata Munan dalam rilis yang diterima Redaksi, Kamis (9/5/2019) malam.

Munan menduga, pembelaan dari Komisioner KPU Kabupaten Bekasi tersebut lantaran beredarnya foto oknum Komisioner KPU berjabat tangan dengan Caleg DPR RI PKS, Sa’duddin.

“Wajar saja suara DPR RI untuk Partai PKS mudah digelembungkan.

Dari awal kami sudah curiga dengan suara PKS yang terlalu tinggi di setiap TPS. Kecurigaan kami sejak di PPK Cibitung dan PPK Cikarang Barat,” tambah Munan.

“Kami dari PDI-P tidak mau dicurangi oleh panitia penyelenggara. Apalagi, dugaan kecurangan ini dilakukan secara terstruktur. Kami mendesak, KPU dan PPK untuk membuka Kotak Suara di 4 Kecamatan itu” tegas Munan.

Facebook Comments