oleh

Polisi Panggil Ulang Ustad Lancip Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Sebarr.com, Jakarta – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali memanggil Ahmad Rifky Umar alias ustad Lancip untuk mengklarifikasi soal ceramahnya yang menyebutkan korban 60 orang meninggal dan 100 orang lebih hilang pada kerusuhan 22 Mei lalu.

“Yang bersangkutan ada giat, (pemeriksaan Ustad Lancip) ditunda Senin 17 Juni 2019,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/6/2019).

Polisi belum mendapat kepastian apakah Ustad Lancip akan memenuhi panggilan kedua ini atau tidak.

Sebelumnya, polisi sempat memanggil Ustad Lancip pada Senin (10/6) lalu, namun Ustad Lancip berhalangan hadir.

Ustad Lancip dipanggil sebagai saksi atas ceramahnya yang beredar di lini masa. Dalam ceramah itu, Argo menyebut Ustad Lancip menyinggung korban tewas dalam kerusuhan pada 22 Mei 2019 di Jakarta.

“Jadwalnya diklarifikasi atas pernyataannya bahwa yang mati hampir 60 orang dan 100 lebih hilang. Mau diklarifikasi dapat data dari mana,” ucap Argo.

Ceramah Ustaz Lancip itu direkam dan tersebar viral di media sosial. Ustaz Lancip saat itu memberikan ceramah di Depok pada 7 Juni 2019.

Dalam surat panggilan kepada Ustad Lancip, kasus itu tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/3473/VI/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 7 Juni 2019. Pasal yang disangkakan dalam laporan itu ialah Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.

Facebook Comments

News Feed