oleh

Ini Pesan Camelia Petir ke Airlangga Hartarto

Sebarr.com, Jakarta – Politisi Partai Golkar Camelia Panduwinata Lubis yang akrab dengan sebutan Camel Petir, mengakui kinerja Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang tak kenal lelah demi mendukung pemerintah menjadikan Indonesia maju.

Menurut pelantun lagu Cuma Kamu Cin ini, Airlangga memberi contoh kepada kader partai golkar tak perlu saling gontok-gontokan jelang munas tapi lebih baik tunjukkan denga bekerja.

“Pak Airlangga terus bekerja meski ada kader yang adu mulut soal caketum golkar.” kata Camel Petir di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Meski waktu munas Golkar tinggal menghitung hari, sambung Camel, beliau (Airlangga) tetap fokus bekerja. Selanjutnya, Camel juga mengingatkan Ketum partai Golkar Airlangga untuk tetap semangat dan jaga kesehatan. “Tetap semangat dan jaga kesehatan ya pak, munas semakin dekat,” tutupnya memberi semangat.

Sebelumnya pendukung caketum Airlangga sempat adu mulut soal Bambang Soesatyo maju sebagai Caketum Golkar jelang munas.

Airlangga ke Korea Selatan

Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan dalam pertemuan Indonesia dan Korea Selatan ada tiga dokumen kesepakatan yang ditandatangani.
Ketiganya adalah Joint Declaration on the Final Conclusion of the Negotiations of the Republic of Korea-Republic of Indonesia Comprehensive Economic Partnership (CEPA).

Selanjutnya ada juga Perjanjian Bebas Visa Bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas Indonesia-Korea. Serta MoU Concerning Technical Cooperation on Capital City Relocation and Development.

Dia menjelaskan, Presiden Jokowi menyambut baik kerja sama teknis pembangunan ibu kota baru Indonesia dengan konsep smart, safe, green, inclusive and resilient city.

Selain itu, Indonesia juga menghadiri ASEAN-Republic of Korea (ROK) CEO Summit. Secara umum, pertemuan ini membahas visi dan kebijakan masing-masing negara, masa depan bisnis di Korea dan negara ASEAN serta networking bagi pelaku bisnis kedua belah pihak.

Airlangga menjelaskan bahwa pihak Indonesia menyampaikan tiga terobosan yang perlu dilakukan ASEAN dan Korsel di era age of disruption ini. Pertama, pembangunan infrastruktur yang berkualitas. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ketiga, pengembangan energi terbarukan.

Menurut Airlangga, Korsel adalah salah satu mitra strategis khusus, investor terbesar ke-6, dan mitra bisnis tradisional Indonesia.

“Untuk itu, Presiden RI mengundang 10 pemilik/pimpinan dari perusahaan besar Korea Selatan dan KADIN Indonesia untuk berdiskusi dengan para investor Korea tentang realisasi maupun rencana pengembangan investasi di Indonesia,” kata dia.

Facebook Comments